Penyaluran Pupuk untuk Petani Indonesia Makin Efisien

Pontianak, Kalimantan Barat. Mentaeri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan, mengatakan distribusi pupuk bersubsidi sekarang udah lebih cepet setelah pemerintah menyedahanakan sistim penyaluran subsidi.

“Pupuk harus ada sebelum musim tanam. Makanya kita rubah semua aturan,” kata Zulkifli di Pontianak, Jumat.

Dulu, penyaluran pupuk bersubsidi butuh banyak tahap administratif dan persetujuan dari berbagai tingkat pemerintah, sehingga bikin pasokan ke petani lembat.

Sistemnya sekarang udah disederhanakan, jadi pupuk bisa langsung disalurkan dari perusahaan negara PT Pupuk Indonesia ke petani yang udah terdaftar.

Menurut Zulkifli, kebijakan ini memungkinkan petani untuk menebus pupuk bersubsidi dari awal tahun berdasarkan alokasi penerintah.

Pemerintah juga tetep mempertahankan potongan 20 persen dari harga eceran tertinggi untuk pupuk bersubsidi, yang udah berlaku sejak Oktober 2025.

Langkah ini buat meringankan beban petani ditengah tekanan ekonomi global dan rupiah yang melemah.

Zulkifli bilang, kebijakan ini udah mulai munculin hasil positif di sektor pertanian.

Sampai Juni 2026, lebih dari 4 juta ton pupuk bersubsidi udah didistribusikan ke seluruh Indonesa dari total alokasi 9,8 juta ton.

MEMBACA  Setiap Hari yang Dibicarakan oleh Ibu

Tinggalkan komentar