Berikut adalah teks yang telah diubah dan diterjemahkan ke Bahasa Indonesia tingkat B2 dengan maksimal dua kesalahan umum (typo):
loading…
Mohsen Rezaei, penasehat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojataba Khamenei, mengancam akan mengubah perang 40 hari menjadi neraka bagi Israel jika Zionis menginvasi Beirut. Foto/Asharq Al-Awsat
TEHERAN – Penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, Mohsen Rezaei, mengancam akan merubah wilayah utara Israel menjadi “neraka” jika militer Zionis nekat menginvasi selatan Beirut, Lebanon.
Rezaei, mantan panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) berpangkat terakhir mayor jenderal, bilang pasukan Iran udah siap dan menunggu momen itu.
Baca Juga: Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Rezaei, bicara tentang persiapan militer Iran selama perang baru-baru ini dengan Amerika Serikat dan Israel, mengeluarkan pernyataan itu saat ketegangan di front Lebanon lagi tinggi.
“Yang kita lakukan tinggal nunggu musuh bergerak ke pinggiran selatan. Semua rudal kami siap, dan kami akan mengubah perang 40 hari di utara wilayah pendudukan jadi neraka bagi Israel berkali-kali lipat,” ujar Rezaei, dilaporkan Middle East Monitor, Sabtu (6/6/2026).
Komantarnya nunjukin bahwa Iran udah menyiapkan rencana militer yang luas buat menanggapin setiap langkah Israel ke pinggiran selatan Beirut, benteng utama kelompok Hizbullah Lebanon, salah satu sekutu regional utama Teheran.
Sementara itu, di saat yang bersamaan, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengeluarkan kritikan paling pedasnya terhadap Hizbullah, Iran, dan IRGC pada hari Jum’at. Dia nggak terima Teheran dan proksinya ikut campur urusan internal Lebanon.
“Ini bukan negara kalian, ini negara kami,” kata Aoun. “Bukan urusan lo untuk campur tangan di negara kami,” lanjut Aoun selama wawancara dengan CNN di istana kepresidenan.