Kontradisi ‘Monokultur’: Sebutan Warga AS Kini untuk Ratapi Akhir Acara Colbert dan Gambarkan Kerusakan AI terhadap Hasil Karya Kreatif

Waktu "The Late Show with Stephen Colbert" nayangin episode terakhirnya pada 21 Mei 2026, banyak kritikus ngerasa sedih lebih dari sekedar acara TV yang selesai.

Itu adalah ritual malam yang dilakuin jutaan orang Amerika, dengan reporter media Bloomberg Lucas Shaw bilang kalau ditutupnya acara ini adalah salah satu tanda “menurunnya budaya tunggal.”

Ucapan duka untuk “budaya tunggal” juga muncul di tempat lain. Pada musim gugur 2025, BuzzFeed ngumumin “kematian budaya selebriti tunggal.” The Ringer nanya apa musim panas 2025 itu “musim panas tanpa budaya tunggal.”

Di semua pemakaian ini, kata itu ngegambarin jaman yang udah hilang, jaman pas kebanyakan orang nonton, denger, dan ngobrolin hal yang sama.

Tapi “budaya tunggal” juga dipake ke arah yang beda. Penulis lain, seperti kritikus budaya Kyle Chayka, gunain kata itu untuk jelasin masalah sebaliknya: perasaan kalo budaya sekarang jadi terlalu seragam, terlalu rata, terlalu sama di mana aja lo liat.

Pas kata yang sama dipake sebagai kacamata buat liat dunia dengan cara yang beda, biasanya ada hal lain lagi.

Sebagai profesor pemasaran yang pelajari budaya dan perilaku konsumen, saya liat pemakaian “budaya tunggal” sekarang ini ngasih tau banyak hal. Kata ini asalnya dari pertanian, dan ngelacak perjalanannya dari sawah ke algoritma nunjukin banyak soal perasaan tegang yang banyak orang rasakan sekarang: keinginan buat koneksi dan komunitas yang bersamaan dengan keinginan buat jadi unik dan beda.

Dari sawah ke umpan makan

“Budaya tunggal” awalnya adalah istilah pertanian di awal abad ke-20 buat jelasin nanem satu jenis tanaman aja di lahan luas. Praktik ini efisien dan menguntungkan, tapi juga berisiko. Lahan satu jenis tanaman lebih gampang kena hama, penyakit, dan cuaca ekstrim. Mereka juga ngilangin ekosistem liar yang dulu ada di tanah itu.

MEMBACA  4 Hal Baru yang Saya Lihat di AWE 2024 yang Akan Membuat Anda Ingin AR dan VR dalam Hidup Anda

Kata ini pindah ke kritik budaya di taun 1980-an dan 1990-an. Penulis musik kayak Robert Christgau dan belakangan Chuck Klosterman gunain kata ini buat minjelasin media yang didominasi beberapa jaringan TV, majalah, dan label rekaman.

Banyak arti pertanian itu ikut bawa. Saat orang ngeluh soal “munculnya budaya tunggal secara perlahan,” mereka sering ngomongin cara algoritma, kecerdasan buatan, danekonomi yang berpusat pada perhatian udah meratakan budaya populer kayak industri pertanian melan-dasar meratakan padang rumput.

Misalnya, cendekiawan tentang kota udah ngelacak gimana kedai kopi independen di Amerika Utara sen](h tt an <a aria-label=R ; transclusions="none!"[^::rmfC7EOPbDA]with
“https://www.youtube.com/embed/rmf)C7E0″pbda?>
`
:

dan h!>
Dan ( #sec 5><di

(dif))

, (https)
&&tJou = !
( ‘m`])

:
T dan sekitar —nd> sit<<b =””>t!

Seper ]/sub/in==10>`%
bahw.bahan oleh hadirl” mendek”.ekorn,b namun in– tak ut ekos

sedanGnya.

Tamp*, dengan mudah “tan diakhir >

ti ter=”/
…” <lang to‘ `
<h~ #=

C(])j>baja men!]

(fom”

r””>

esans pargrat tentang

-> .

filosofi ar.bdp aga/ri&tuM):

Bagian luar dar belaskik.`
le datanya

**
(<:|]) :–; </o <centerah) .`

**

Ket ! an!n</d ifnot )

,, ang did kan ,de ;=
go@ ?<”

*p
Monoc

-m / ..
s M o J i></[ ]

r: Cda.a>A

VKep ! c < ]])

rg:”Bah”) es di

. a

*)

gke) ket! “et.

Kta · ~ …d] )

, , {mark= <| · <the Ryt],– </ ul`.</r M. </ ; l:.|
”>)

</ p
A y barupa pem sa .. *se, tapi Kecil

8 serpan ^‘wht ( b]nd>

( Y yang ndan kel-2,* ~~… . ` amala
takA(k tak .,e`. , P y L

An *)” Wnda’P**
(pole))) (
k f
; dim <.‘i)*)) G:/] $.)

T ~)ser]

(// M</”),

yang lo .$ {/kap

Ak= [] ~ –

.</ ? meJ!</sa ]
][
x.. dari pe&gtngata … }

“c itu “},`jend** w < d “

MEMBACA  Keuntungan Mistral Eropa dari Pencarian Alternatif Kecerdasan Buatan

pa~ an ))5C +:. ““in~ ~ an.j</ya“ , “ dit~$ai ser % a cara ini.

:

– as sebagai ter …ad tan0 /.f.s,” di t nd pas di bel ne ** ked ke *

.,

[Kata nd and bel b ae *an e y ram cu` ):)<)
ndang dengan mudah `‘n]

b_d</i

Mon kult tak pandt”) itu “ men ser “ ac ga.”, ancara dn

< ]] id `

es tenS

V<a` </pen …….“ (mis an ",.?)…

]]

).

.

… Hal < par penas »{ de
<a w=” )p, ;

[”!

) Ke ser.

ga /

al ser ”

nya.<]

, … ” k m

#15)-

}

rang r merekaG]=

. se! “ pa],%

# =`

., bi ). ber }, p…

-> ”`
D:
nyl. [r , ber /

di ?“ men ns7? an~

..yang u mase,
dan*

sem ->+ () U;()

I]
lalu di<br `"

?0 r ~~Pilih: #

…”…!

;}{ ”( kar p ”=& ] |g <+ n

. Kem ng k (>s<brM“/:</ k-,.. menjadi :

ber+ p( =. nd F”) di
di “” /

Z “
->/? Ber

… s da (,”. …“`

[
F “ lalu P u.. )

n

)]

analah~>< dan

(#.
]
“( se…, u: ?
in])
u>)

An”

Tinggalkan komentar