Penderitaan Emosional Main Nintendo 64 Milik Pengedar Senjata

Palmer Luckey, seorang kontraktor militer yang memproduksi drone pembunuh, perlengkapan perang, dan alat surveilans untuk pemerintah AS, ingin menjual Nintendo 64 kepadamu. Akhirnya aku punya kesempatan menjajal ModRetro M64, dan perangkat ini meninggalkan jejak emosi yang rumit—antara cinta dan benci.

Aku tidak tahu ke mana harus menyalurkan kegundahan ini. Luckey, CEO pabrikan senjata Anduril, tidak ada di ruangan. Tapi M64 menggunakan komponen silikon standar. Jadi, kepada siapa aku harus melampiaskan amarah? Diriku sendiri? Bagaimanapun, akulah yang memainkannya, yang mempertimbangkan untuk menulis artikel ini. Kamu tidak bisa membahas sesuatu tanpa sekaligus mempromosikannya, tanpa mempromosikan orang-orang di baliknya. Konsep “kematian penulis” tidak berlaku bagi produsen konsol dan pencari untung dari perang.

Sebelum membahas lebih lanjut, begini spesifikasi dasarnya: ModRetro M64 akan diluncurkan pada 28 Juli dengan beberapa judul game eksklusif. AMD, produsen chip FPGA di dalam konsol ini, memajang sistem berikut kontrolernya (dijual terpisah) di ajang Computex. Salah satu judul tersebut, Extreme-G Turbo Fusion, sempat dimainkan di stan AMD.

Dial ini memungkinkanmu memilih menu tanpa kontroller © Kyle Barr / Gizmodo

Waktu kecil, aku punya Extreme-G versi asli untuk N64. Kemampuanku sama buruknya dengan semua game tahun 1997—waktu itu aku baru berusia 3 tahun. Kini game itu bisa dimainkan lewat koleksi Nintendo Classics di Switch atau Switch 2. Extreme-G Turbo Fusion adalah paket ganda yang berisi Extreme-G asli dan sekuelnya, Extreme-G 2. Dengan M64, aku melaju di satu lintasan malam hari saat rintik hujan membasahi aspal. Game ini tersendat setiap ada sambaran petir di kejauhan, persis yang terjadi di N64 30 tahun lalu.

MEMBACA  Israel Meluncurkan Serangan Mematikan Meskipun Pengumuman Kesepakatan Gencatan Senjata, Kata Pejabat Gaza

Konsol ini kompatibel dengan kontroller N64 lama maupun kreasi modern, semisal konektor nirkabel 8BitDo atau kontroller 8BitDo 64 yang ergonomis. Opsi besutan ModRetro, dengan tiga gagang—aku ingat dulu juga masih belum hafal cara megang—terasa mengingatka pada bentuk awal, tapi thumbstick-nya sepertinya lebih tahan banting.

M64 mengandalkan chip field-programmable gate array: AMD Artix UltraScale+ FPGA. Chip ini memungkinkan konsol meniru logika asli chip N64 sehingga kamu bisa memainkan cartridge lawas di TV modern lewat HDMI biasa. Perangkat mendukung resolusi 4K. Walau begitu, piranti lunaknya tidak sekomplet milik Analogue 3D; kau bisa menambah filter yang meniru garis pindai atau aura sinar CRT yang lebih lembut. Berbading ekor, software Analogue memungkinkan insan pengonsumsi untuk pick aneka cathode-ray, dua jenis profesionales apd non-…

Ada dua port USB-C dan satu slot microSD di samping port HDMI. © Kyle Barr / Gizmodo

Konsol anyar ModRetro memiliki beberapa komponen tambah yang tidak ditemui di Analogue3D maupun N64. Roda pemilih di bagian atas membuatuu bisa menavigasi menu tanpa kontroller. Perangkatt dilengkapi pula tak haya satu tapi tiga titik candaan ba? Di port USB-C, tepat sis trimpalan beberapa ban! Yang hakiki benar membed… sok langsung sini infran? Muz??? Tunggue sedikit… Oo,s benar.membeda adalah,lag- kata khusu baru..—yang ??? adalah [sudah untuk** tapi lebih FFFF mulai lag engg_…Stop] Yuk # benarT]_ … 🙁 = – Cognitive Complexity== N2000?!!}’;
[akanuless co]—-|em (ERROR stop’ai start hapus lagi yeee)

Televis imbrea mencak res… ok

Par di pial resung ??? kereta lain?!
Angkt kembali_ba… ]pad-pdi` tings. Di bal&in tets plus kacam ata dari jala kaos art…
F. Sangat sus! Melaju in door….?

MEMBACA  Pertempuran Myanmar Berlanjut Meskipun Gencatan Senjata Pasca Gempa Bumi

Ba semula!

Benuk wisdir??..
OK segi let.
Barangkali. etc

Tinggalkan komentar