Terakhir Menang Era 80-an, Kini Saatnya Garuda Membalas Dendam?

Jumat, 5 Juni 2026 – 03:05 WIB

Jakarta, VIVA – Timnas Indonesia menghadapi ujian berat sekaligus kesempatan emas di laga FIFA Matchday kali ini. Skuad Garuda dijadwalin menjamu Timnas Oman dari Timur Tengah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (5/6) jam 20.00 WIB.

Laga ini bukan main-main, soalnya ini lebih dari sekedar pertandingan persahabatan. Buat Indonesia, ini adalah momen besar untuk mengakhiri puasa kemenangan lawan Oman yang udah berlangsung selama 38 tahun.

Catatan Sejarah: Jaya di Era 80-an, Merana di Milenium Baru

Berdasarkan data dari 11v11, Indonesia sebenernya punya modal dua kemenangan dari total enam pertemuan lawan Oman. Tapi sayang, kenangan manis itu udah lama banget terkubur, tepatnya di ajang King’s Cup tahun 1987 (menang 2-0) dan 1988 (menang 3-0).

Setelah era emas itu, dominasi malah balik ke tangan Oman. Dari empat pertemuan selanjutnya antara 2007 sampai 2021, Indonesia cuma bisa dapat satu hasil seri dan tiga kali kalah. Di pertemuan terakhir tahun 2021 lalu, Indonesia yang waktu itu masih dilatih Shin Tae-yong harus ngaku kalah dengan skor 1-3.

John Herdman Tertantang Cetak Sejarah Baru

Ngomentarin rekor buruk yang membayangi anak asuhnya, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, malah mengaku sangat termotivasi. Mantan juru taktik asal Kanada ini bilang rekor jeek puluhan tahun ini adalah tantangan yang mesti dipecahkan.

"Seperti biasa, kita harap suporter bisa penuhi GBK besok malam dan kasih dukungan penuh buat tim. Kami belom pernah ngalahin Oman dalam 38 tahun terakhir, dan itu tantangan kami," kata Herdman dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan di SUGBK, Kamis (4/6).

MEMBACA  Konferensi Pengembangan Pariwisata Hunan ke-5 Resmi Digelar di Huaihua

Debut Pelatih Anyar Oman

Di kubu lawan, Oman datang dengan nakhoda baru, Tariq Sektioui. Pelatih yang baru dilantik pada Maret lalu ini tegas tidak mau rekor apik negaranya ternoda di laga debutnya.

"Tentu saja, Indonesia udah lama banget nggak menang lawan Oman, dan dari sisi kita, kami akan coba untuk memperpanjang periode itu," ucap Sektioui dengan optimis.

Laga ini sekaligus jadi panggung pembuktian buat kedua tim buat bangkit. Soalnya, baik Indonesia maupun Oman sama-sama baru nelen pil pahit abis dipastikan gugur dari persaingan menuju Piala Dunia 2026 di babak kualifikasi putaran keempat Oktober tahun kemarin.

Tinggalkan komentar