Saham International Business Machines (IBM) naik lagi pada 1 Juni setelah analis Barclays, Raimo Lenschow, mulai meliput perusahaan infrastruktur AI ini dengan peringkat “Overweight”.
Dalam catatan penelitiannya, Lenschow bilang ke klien bahwa IBM bisa diperdagangkan di $350 pada akhir tahun. Target harga bullish ini menunjukan potensi kenaikan hampir 10% dari level saat ini.
Berita Lainnya dari Barchart
Pandangan positif Barclays terhadap saham IBM ini cukup penting karena harga sahamnya sudah naik 45% dari level terendah tahun ini.
www.barchart.com
Argumen Bull untuk Saham IBM
Teori bullish Lenschow tentang saham IBM sebagian besar didasari oleh lompatan besarnya ke komputasi kuantum.
Minggu lalu, perusahaan mengumumkan rencana untuk investasi lebih dari $10 miliar di komputasi kuantum dalam lima tahun ke depan. Ini bagian dari komitmen mereka untuk meluncurkan sistem kuantum komersial skala besar pada tahun 2029.
Pengumuman ini muncul tidak lama setelah pemerintah AS memberikan IBM dana sebesar $1 miliar untuk mempercepat pengembangan komputasi kuantum.
IBM kemudian berjanji untuk menyumbangkan $1 miliar lagi untuk mendirikan perusahaan baru bernama Anderon. Perusahaan ini yang akan mengawasi pembangunan dan operasi infrastruktur kuantum baru.
Dalam laporannya, analis Barclays ini menggambarkan hal ini sebagai opsi strategis pada apa yang bisa menjadi paradigma komputasi besar berikutnya.
Seberapa Tinggi Saham IBM Bisa Terbang di 2026?
Menurut Lenschow, IBM mengikuti strategi Nvidia (NVDA) di pasar kuantum — membangun peralatan lunak dan ekosistem developer yang diperlukan untuk mendorong adopsi massal.
“IBM memiliki peluang menarik di depan tentang komputasi kuantum yang bisa mempercepat pertumbuhan jika berhasil,” tambahnya.
Dalam skenario paling optimis Barclays, saham IBM bisa mencapai $449, yang mewakili pengembalian 40% dari level saat ini, ditambah dengan hasil dividen 2,11%.
Perlu dicatat bahwa IBM saat ini berada di atas rata-rata pergerakan (moving averages) utamanya, dengan RSI di awal 80an. Ini memperkuat tren naik yang sangat kuat, dan kemungkinan tidak akan mereda tanpa katalis yang berarti.
Rekomendasi Wall Street untuk IBM
Analis Wall Street lainnya juga setuju dengan teori bullish Lenschow pada saham IBM. Mereka percaya bisnis perangkat lunaknya jauh lebih tidak terpengaruh oleh gangguan AI dibandingkan beberapa perusahaan enterprise lain.