Dewan Keamanan PBB kini mencakup Portugal dan Austria, mengalahkan Jerman untuk kursi tersebut

Portugal dan Austria berhasil kalahkan Jerman untuk dapat kursi di Dewan Keamanan PBB yang sangat kuat tapi juga terbagi. Pemilu ini sangat ketat dan penuh kampanye, terjadi pada hari Rabu.

Di Dewan Keamanan yang punya 15 anggota, ada 10 kursi yang bergilir untuk wilayah-wilayah yang berbeda. Majelis Umum pilih lima negara tiap tahun lewat suara rahasia. Mereka bertugas selama dua tahun, bersama lima anggota tetap yang punya hak veto: Amerika, Rusia, China, Inggris, dan Perancis.

Dalam pemilu lain, setelah surat suara diputaer empat kali di Majelis Umum yang punya 193 anggota, Kyrgyzstan berhasil kalahkan Filipina dengan suara 143-49. Ini kali pertama Kyrgyzstan gabung ke dewan ini.

Zimbabwe, yaitu kandidat dari Afrika, sama Trinidad dan Tobago dari Karibia, tidak punya saingan. Kedua negara ini menang dengan lebih dari 180 suara.

Untuk dua kursi negara-negara Barat, Portugal dapat 134 suara dan Austria 131 suara. Jerman, yang ekonominya besar dan udah enam kali dapat kurs, cuma dapat 104 suara.

Kementrian luar negeri Austria bilang pemilu ini jadi puncak kampanye selama 15 tahun, dan bukti kalau dunia percaya sama mereka.

Lima anggota baru akan mulai duduk di kursi mereka pada 1 Januari. Mereka gantiin Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia.

Dewan Keamanan ditugasinn menjaga perdamaian internasional sesuai Piagam PBB. Tapi isi udaga jadi masalah pada konflik besar sekarang ini karena veto dari soal Ukraina, sama veto Amerika yang sering melindungi Israel untuk urusan Gaza dan Iran.

Udah puluhan tahun pada coba ubah Dewan Keamanan biar lebih cocok sama keadaan geopoltik saat ini, bukan cuman harus potas setelah perang sana 80 tahun lalu. Semua upaya gagal, walau kini kali aja si ada yang baru dicicobain lagi.

MEMBACA  Kapal tanker minyak dan kapal peti kemas bertabrakan di Laut Utara

Tinggalkan komentar