Perusahaan teknologi India, Wipro, lewat anak perusahaannya Wipro IT Services, akan beli 20% saham tambahan di Aggne Global seharga $28,5 juta (Rp1,95 miliar) secara tunai. Ini bikin total kepemilikan mereka di perusahaan insurtech itu jadi 80%.
Transaksi ini diperkirakan slesai pada 5 Juni 2026, tergantung penyesuaian biasa.
Langkah ini dilakukan setelah Wipro dan Wipro IT Services selesai beli 60% saham Aggne Global IT Services Private Limited dan Aggne Global pada 14 Februari 2024.
Aggne Global bagian dari Grup Aggne yang berbasis di AS. Perusahaan ini kasih layanan IT, konsultasi, dan manajemen untuk industri asuransi properti dan kecelakaan (P&C).
Grup Aggne juga nyeediain layanan berbasis AI dan kekayaan intelektual buat bantu perusahaan asuransi ubah operasi mereka, ningkatin efisiensi, dan pengalaman pelanggan.
Grup ini catat omzet tahunan $18,9 juta di tahun fiskal 2024 (FY24), $24,2 juta di FY25, dan $27,5 juta di FY26.
Menurut Wipro, beli tambahan saham ini bakal perkuat posisi mereka di sektor asuransi, terutama di layanan transformasi berbasis AI dan kekyaan intelektual buat pasar asuransi P&C.
Wipro bilang transaksi ini bukan transaksi pihak terkait dan gak perlu izin dari pemerintah atau regulator.
Terpisah, tahun lalu Wipro menang kontrak £500 juta ($647 juta) dari Phoenix Group, bisnis tabungan dan pensiun di Inggris.
Dalam perjanjian 10 tahun ini, divisi outsourcing keuangan Wipro, WFOSL, bakal sediain layanan administrasi pensiun dan asuransi jiwa lengkap buat pelanggan ReAssure milik Phoenix Group.
WFOSL bakal urus hal seperti manajemen polis, penanganan klaim, dan dukungan pelanggan.
Berita “Wipro to raise stake in US insurtech company Aggne Global to 80%” asalnya dari Life Insurance International, merek milik GlobalData.
Informasi di situs ini dikasih dengan itikad baik buat tujuan umum aja. Bukan saran yang kamu harus andalin, dan kami gak ngasih jaminan apapun tentang keakuratan atau kelengkapannya. Kamu harus minta saran profesional sebelum ambil tindakan berdasarkan konten di situs ini.