Paling Tidak Sembilan Orang Tewas, Puluhan Terluka dalam Serangan Rusia ke Ukraina

Masalah semalam, Ukraina melaporkan bahwa Rusia meluncurkan 656 drone dan 73 rudal ke seluruh wilayahnya.

Otoritas di Ukraina mengonfirmasi setidaknya sembilan orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan rudal dan drone Rusia. Ini terjadi beberapa hari setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa Moskow sedang mempersiapkan serangan besar-besaran.

Angkatan udara Ukraina mengumumkan pada Selasa bahwa mereka mendeteksi gelombang serangan udara semalam.

Wali kota Kyiv, Vitali Klitschko, melaporkan sedikitnya empat orang tewas di ibu kota, sementara 58 lainnya luka-luka—termasuk dua anak-anak—dalam “serangan musuh masif” itu. Ia sebelumnya sudah mengimbau warga untuk berlindung, sembari mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara tengah beroperasi.

Di kota Dnipro, Ukraina bagian tengah, serangan Rusia merenggut lima nyawa dan melukai 25 orang. Gubernur Dnipropetrovsk, Oleksandr Ganzha, mengatakan tiga dari korban luka berada dalam kondisi serius.

Sementara itu, Wali Kota Kharkiv di timur laut Ukraina, Ihor Terekhov, menyebut ada sepuluh orang luka-luka, termasuk seorang anak-anak.

Dari Kyiv, koresponden Al Jazeera Audrey Macalpine melaporkan, pemerintah sebelumnya telah memperingatkan warganya tentang kemungkinan serangan Rusia skala besar, dan banyak yang sudah mengungsi atau berlindung.

Rusia sendiri mengklaim bahwa bombardemen itu menyasar kompleks militer-industri Ukraina. Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataannya mengatakan “serangan masif” menggunakan “senjata presisi tinggi” diarahkan ke target-target di Kyiv serta wilayah Zaporizhia, Kharkiv, dan Dnipropetrovsk, termasuk infrastruktur energi dan transportasi yang digunakan militer Ukraina.

Di sisi lain, serangan pesawat nirawak Ukraina menewaskan satu orang di wilayah Kursk, Rusia, yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Gubernur Alexander Khinshtein mengonfirmasi hal tersebut Menurut otoritas setempat lewat Telegram, serangan drone lain juga memicu kebakaran di sebuah kilang minyak di kota Krasnodar, barat daya Rusia.

MEMBACA  Desa Himalaya India Kembali Bangkit Setelah Puluhan Tahun Konflik

Serangan terhadap Ukraina ini terjadi setelah pada Jumat lalu Zelenskyy mengatakan bahwa “kita punya informasi intelijen tentang persiapan Rusia untuk serangan besar-besaran baru” seraya meminta warga mematuhi langkah-langkah keselamatan.

“Tolong perhatikan alarm udara. Lindungi hidup Anda. Semua layanan kami bekerja secara efisisen dan siap. Angkatan udara dan para pembela langit kita akan bertugas 24/7, seperti biasa.”

Serangan Rusia yang dahsyat ini muncul di tengah upaya perdamaian yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang yang dimulai sejak Februari 2022—saat Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina tetangganya—yang sebagian besar tertunda, karena pemerintahan Presiden Donald Trump masih terfokus pada konflik di Timur Tengah.

Tinggalkan komentar