AT&T Inc. (NYSE: T) adalah salah satu saham yang paling murah untuk dibeli menurut media keuangan. Pada tanggal 27 Mei, perusahaan bilang mereka tetap punya rencana jangka panjang dan alokasi modal, termasuk target buat perbaikan pertumbuhan di EBITDA diuisuaikan dan EPS diuisuaikan, serta peningkatan FCF sampe 2028.
AT&T (T) Tetap Pertahankan Rencana Jangka Panjang dan Alokasi Modal
Ini juga termasuk rencana AT&T Inc. (NYSE: T) untuk balikin lebih dari $45 milyar ke pemegang saham selama 2026-2028 lewat dividen dan pembelian kembali saham, dan perkiraa bahwa rasio utang bersih ke EBITDA diuisuaikan bakal balik lagi ke tingkat yang cocok sama target mereka di kisaran 2,5x dalam ~3 tahun setelah transaksi sama EchoStar ditutup.
Untuk Q2 2026, AT&T Inc. (NYSE: T) prediksi pertumbuhan YoY yang lebih baik di pendapatan layanan nirkabel dan di EBITDA diuisuaikan secara konsolidasi dibandingkan pertumbuhan YoY yang dilaporin di Q1 2026. Lagian, mereka perkiraa FCF Q2 2026 antara $4,0 milyar sampe $4,5 milyar.
AT&T Inc. (NYSE: T) bekerja nyediain layanan telekomunikasi dan teknologi.
Walaupun kita sadar potensi T sebagai investasi, kita rasa beberapa saham AI tertentu nawarin potensi keuntungan yang lebih gede dan punya risiko yang lebih kecil. Kalo kamu nyari saham AI yang sanget murah dan juga bisa dapet untung drastis dari tarif zaman Trump dan tren boikot China, lihat laporan gratis tentang saham AI jangka pendek terbaik.
BACA JUGA: 10 Saham FMCG Terbaik buat Investasi Menurut Analis dan 11 Saham Teknologi Terbaik Jangka Panjang buat Dibeli Menurut Analis.
Pambehubangan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.