Nvidia RTX Spark: Menerangi Jalan Windows di Perangkat Arm

Kencangin sabuk pengaman Anda: menurut CEO Nvidia, Jensen Huang, perusahaan tersebut “mendefinisikan ulang komputer pribadi.” Microsoft dan Nvidia makin erat bekerja sama untuk menyongsong peluncuran RTX Spark yang sangat dinanti-nantikan. Ini adalah platform system-on-chip (atau “SoC”) berbasis Arm yang baru, menghadirkan arsitektur Blackwell buatan Nvidia ke laptop Windows yang tipis dan ringan serta desktop mini. Tujuannya untuk menyediakan kinerja pemrosesan berkekuatan tinggi guna menjalankan agen personal, pekerjaan kreatif, dan bermain game, tapi tanpa embel-embel kebutuhan ruang, daya, dan pendinginan yang biasa dipaksakan oleh kartu grafis diskrit.

RTX Spark bergabung dengan deretan prosesor Snapdragon X buatan Qualcomm yang menjalankan Windows di Arm, membawa klaim serupa soal “daya tahan baterai seharian.” Snapdragon memang mampu itu, tapi satu hal yang perlu diingat tentang chip Nvidia adalah ia dirancang untuk beban kerja yang jauh lebih berat ketimbang prosesor Snapdragon.

Prosesor-prosesor itu juga memang tidak dirancang untuk “merender adegan 3D raksasa berukuran lebih dari 90GB, mengedit video 12K 4:2:2, menghasilkan video AI 4K, menjalankan LLM 120B-parameter dengan konteks hingga 1 juta token menggunakan agen secara lokal, serta memainkan game AAA di resolusi 1440p pada lebih dari 100 frame per detik,” yang amat bisa menguras daya baterai. Masih harus dibuktikan apakah Spark bisa menepati klaim itu dalam pemakaian normal.

Ini adalah yang pertama dari rangkaian chip chip yang Nvidia rencanakan untuk hadir di berbagai segmen harga. Model perdana ini dijadwalkan untuk dikapalkan pada musim gugur ini:
* Microsoft Surface Laptop Ultra
* Dell XPS 16
* Asus ProArt P14 dan P16
* HP Omnibook X 14, Omnibook Ultra 16
* Lenovo Yoga Pro 9n
* MSI Prestige N16 Flip AI

MEMBACA  HUT ke-80 TNI di Monas, CFD Tetap Jalan Sesuai Jadwal

Surface Laptop Ultra 15 inci (sebenarnya merupakan hal yang patut disoroti karena) layar di naik banding model sebelumnya, yang cukup lama nggak diperbarui oleh Microsoft, layar premium bar. Model ini punya layar touchscreen mini LED HDR (cerah puncak 2.000 nit), lebih unggul soal cerah mengelola nits. Belum ada pembaruan Surface Laptop studio mereka sejak awal (proses berbeda dibanding).

Akan bakal ada juga desktop mini, yg agaknya ngewajibkand juga banyak bersam developer kebutuhan termasuk layar video misal beberapa rebuan Ultra NVD Spark minimal itu pengguna dan hardware bersama ga Semasib— membedah ny dasar mobil diprice ha

Tinggalkan komentar