Perusahaan Coca-Cola (KO) punya nilai pasar sekitar $346 miliar, menjadikannya salah satu perusahaan minuman non-alkohol terbesar di dunia. Perusahaan yang berbasis di Atlanta, Georgia ini jual berbagai minuman seperti Trademark Coca-Cola, soda, air, minuman olahraga, kopi, teh, jus, susu, dan minuman nabati yang punya nilai tambah.
Perusahaan dengan nilai $200 miliar atau lebih biasanya disebut “saham mega-cap”, dan KO cocok banget dengan label itu karena nilai pasarnya melebihi batas ini. Ini menunjukan ukuran, pengaruh, dan kekuatannya di industri minuman non-alkohol. Kekuatan perusahaan ini ada di jaringan distribusi global yang gak ada tandingannya, pemasaran yang agresif dan ikonik, serta portofolio yang sangat berharga dengan merek-merek bernilai miliaran dolar seperti Coca-Cola, Sprite, Fanta, dan Minute Maid.
Lebih banyak Berita dari Barchart
Meskipun kuat, saham perusahaan minuman ini udah turun 4.4% dari harga tertinggi 52-minggunya di $82.66, yang dicapai pada 19 Mei. Bahkan, saham KO udah turun 3.1% dalam tiga bulan terakhir, hasilnya lebih jelek dari Indeks S&P 500 ($SPX) yang naik 10.2% di waktu yang sama.
www.barchart.com
Dalam jangka panjang, KO naik 11.1% selama 52 minggu terakhir, tapi ini tertinggal dari SPX yang naik 28.7% di periode yang sama. Namun, dari awal tahun (YTD), saham KO naik 13%, lebih bagus dari kenaikan SPX yang cuma 10.7%.
Untuk ngonfirmasi tren naiknya, KO udah diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 200-hari sejak awal Januari dan tetap di atas rata-rata pergerakan 50-hari sejak akhir April.
www.barchart.com
Saham KO naik 3.9% pada 28 April setelah perusahaan ngumumin hasil Q1 2026 yang lebih bagus dari perkiraan, dengan pendapatan $12.47 miliar dan EPS yang disesuaikan sebesar $0.86. Sentimen investor juga didukung oleh keputusan manajemen untuk naikin perkiraan pertumbuhan laba setahun penuh jadi kisaran 8% sampai 9%. Reaksi positif ini juga mencerminkan pertumbuhan volume yang sehat, ditambah permintaan konsumen yang kuat, terutama untuk minuman bebas gula dan minuman premium.
KO mengalahkan saingannya, PepsiCo, Inc. (PEP), yang naik 10.4% selama 52 minggu terakhir dan naik sedikit aja dari awal tahun (YTD).