Foto Presiden Iran Masoud Pezeshkian
loading…
Pihak berwenang Iran membantah laporan yang bilang Presiden Masoud Pezeshkian mundur sebagai protes atas dominasi IRGC dalam pengambilan keputusan negara saat perang. Foto/Tehran Times
TEHERAN – Sebuah laporan dari media yang berbasis di Inggris mengklaim Presiden Iran Masoud Pezeshkian ngajuin pengunduran diri sebagai protes atas dominasi yang nggak terkendali dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam pengambilan keputusan masa perang. Tapi, pihak berwenang Iran membantah klaim itu.
Iran International yang berbasis di Inggris melaporkan bahwa Pezeshkian udah ngajuin pengunduran dirinya ke Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei.
Baca Juga: Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
Menurut laporan itu, Pezeshkian ngomong bahwa pemerintah yang terpilih secara efektif udah dikecualikan dari proses pengambilan keputusan penting di negara, dan situasi ini bikin faksi garis keras di dalam IRGC ambil alih urusan negara.
Ngutip sumber pemerintah, Tasnim News Agency yang berafiliasi dengan IRGC melaporkan bahwa Presiden Pezeshkian belum mundur dan tetap jalanin tugasnya.
Secara terpisah, Seyed Mehdi Tabatabaei, wakil kepala komunikasi dan informasi di kantor presiden, juga membantah laporan Iran International di sebuah unggahan di X. Dia bilang Pezeshkian nggak bakal mondar dari pengabdiannya ke rakyat.