Minggu, 31 Mei 20216 – 13:11 WIB
India, VIVA – Toyota akhirnya resmi meluncurkan SUV listrik pertamanya untuk segmen pasar massal di India, yaitu Toyota Ebella. Mobil ini adalah saudara kembar dari Maruti Suzuki eVitara, karena sama-sama diproduksi di pabrik Suzuki Gujarat, India. Yang menarik, Toyota memilih langsung menghadirkan Ebella dalam varian tertinggi dengan fitur paling lengkap.
Toyota Ebella varian E3 dibanderol dengan harga 23,60 lakh rupee atau sekitar Rp 452 jutaan berdasarkan kurs saat ini. Selain skema pembelian biasa, Toyota juga menawarkan sistem Battery as a Service (BaaS), yang bikin harga awal mobil jadi lebih murah.
Lewat program tersebut, konsumen cukup bayar Rp 292 jutaan untuk unit kendaraannya, lalu dikenakan biaya sewa baterai sekitar Rp 950 per kilometer. Skema ini mulai populer di pasar mobil listrik karena dianggap bisa menekan biaya awal pembelian.
Tapi kalau dibandingkan dengan Maruti Suzuki eVitara, harga Toyota Ebella ternyata lebih tinggi. Sebagai gambaran, eVitara varian tertinggi Alpha dijual mulai 20,01 lakh rupee atau sekitar Rp 383 jutaan. Untuk model BaaS, eVitara dibanderol sekitar Rp 278 jutaan dengan biaya sewa baterai sekitar Rp 835 per kilometer.
Artinya, Toyota Ebella punya selisih harga hampir Rp 69 jutaan lebih mahal ketimbang eVitara versi tertinggi. Bahkan untuk model BaaS pun Ebella masih lebih mahal sekitar Rp 14 jutaan, dengan tarif sewa baterai yang lebih tinggi juga.
Meski begitu, Toyota sepertinya mengandalkan desain dan nuansa premium sebagai daya tarik utama Ebella. Secara tampilan, SUV listrik ini memang keliatan lebih elegan dari eVitara. Ubahan pada desain bumper, lampu, sampai detail eksterior bikin karakter Ebella terasa lebih mewah.
Soal spesifikasi, Toyota Ebella E3 menggunakan baterai kapasitas 61 kWh yang diklaim bisa menempuh jarak hingga 543 kilometer dalam sekali cas. Angka tersebut bikin mobil ini cukup kompetitif di segmen SUV listrik menengah.
Mobil ini juga udah mendukung pengisian cepat DC fast charging. Toyota mengklaim pengisian daya dari 10 persen sampai 80 persen hanya perlu waktu sekitar 45 menit pakai charger yang cocok.
Motor listrik tunggal yang digunakan mampu menghasilkan tenaga 172 bhp dengan torsi 193 Nm. Semua tenaga disalurkan ke roda depan.