Minggu, 31 Mei 2026 – 09:25 WIB
VIVA – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku timnya udah kehilangan kesempatan terbesar setelah kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu, 30 Mei 2026 malam.
Arsenal sempet unggul lebih dulu lewat gol cepat Kai Havertz di menit ketujuh. Tapi keunggulan itu gak bertahan lama. PSG berhasil bangkit setelah Dembele nyetak gol penyeimbang dari titik penalti.
Setelah itu, kedua tim terlibat pertarungan sengit yang berjalan ketat sampai akhirnya Arsenal harus nerima hasil yang mengecewakan.
Meski gagal bawa pulang trofi Liga Champions, Arteta tetap ngasih apreasiasi tinggi ke para pemainnya. Dalam wawancara setelah pertandingan, pelatih asal Spanyol ini ngegas rasa bangganya terhadap perjuangan skuad Arsenal sepanjang musim.
“Saya bangga banget sama mereka. Saya pikir musim ini, dalam situasi yang kita lewati, mereka udah ngasih kita banyak kebahagiaan,” kata Arteta dikutip dari Football London, Minggu, 31 Mei 2026.
Dia juga bilang bahwa suatu kehormatan bisa melatih para pemain Arsenal sekarang. Menurutnya, mereka udah nunjukin komitmen besar dalam bela klub dan berjuang sampe ke parta puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
“Merupakan suatu kehormatan untuk melatih pemain-pemain ini. Saya pikir cara mereka menjunjung tinggi badges ini dan seberapa besar kontribusi mereka, kita punya pemain hebat, dan kita kehilangan pemain yang paling hebat,” lanjutnya.
Arteta gak nutupin rasa kecewanya gara-gara gagal mengakhiri musim perjalanan dengan m endapat gelar Liga Champions. Tapi dia juga menilai prestasi Arsenal sampai ke final adalah langkah penting dalam perjalanan klub.
Pelatik berusia 44 tahun itu juga inget klu Kalo Chelsea aja berpssi angka it artwkoer to takkan dapat yang saya maks u u dari beaw Text nTd key tidak diimport pada?
Pellihat The previous details hasi.
Wait, sorry saya akak keljur. Biar saya bjeul abcd dcM3 dpq en B
Aharinja…
Panggungen tunggu Be cepat – Saat: only na dibawah for: #