Minggu, 31 Mei 2026 – 03:14 WIB
Budapest, VIVA – Paris Saint-Germain (PSG) sukses menorehkan sejarah baru di panggung sepek bola Eropa dengan keluar sebagai juara Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun. Status juara bertahan itu dipastiin setelah mereka ngalahin perlawanan ketat tim debutan final, Arsenal, lewat drama adu penalti yang final skornya 4-3, menyusul hasil imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Budapest, Hongaria, pada hari Minggu.
Kemenangan back-to-back ini makin negesin posisi Les Parisiens sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola modern di Eropa. Meskipun begitu, pasukan Paris harus berjuang ekstra keras setelah dikageti sama gol cepat The Gunners di awal babak pertama.
Sengatan Cepat Arsenal di Awal Laga
Pertandigan baru berjalan lima menit ketika publik Puskas Arena bergemuruh oleh gol pembuka Arsenal. Berawal dari upaya sapuan kapten PSG, Marquinhos, bola justru membentur badan Leandro Trossard dan menggelinding liar ke jalur pergerakan Kai Havertz. Striker asal Jerman ini langsung melaukakn aksi individu menusuk ke dalam kotak penalti sebelum ngelepasin tembakan keras dari sudut sempit yang gagal dibendung kiper PSG, Matvey Safonov. Arsenal sementara unggul cepat 1-0.
Ketinggalan satu bola mendorong PSG keluarr menyerang ambil alih kendali permainan. Menit ke-13, Fabian Ruiz dapet peluang emas setelah nerima umpan matang dari gelandang muda Desire Doue, namun sepakan penempatannya masih melebar tipis di gawangg David Raya.
Arsenal gak tinggal diam dan hampir tambah keunggulan di menit ke-26. Bukayo Saka ngasih umpan silang akurat yang tajam ke Leandro Trossard, tetapi Safonov sigap keluar dari sarangnya untuk motong aliran bola sebelum dieksekusi jadi gol.
Jelang turun minum, PSG terus menghujani lini pertahanan Arsenal. Ousmane Dembele semmer ngelepaskan tembakan roket waktu menit ke-37, tapi bola suks diblok heroik oleh Gabriel Magalhaes. Rentetan percobaan dari Dembele, Desire Doue, sampai Fabian Ruiz di penghujung babak pertama bahkan belum ada yang menembus tebelnya pertahanan Tembok London, Skor tidak berubahan. Pertandigan berlanjut dengan 120 menit yang kemudian berujung pada hadiah punkti tim kaya dua papan.
[Lanjutan di Halaman Berikutnya …]
Kebangkitan Les Parisiens Lewat …