Uji Coba Roket New Glenn Milik Blue Origin Berakhir dengan Ledakan Dahsyat di Florida

Tes darat untuk roket New Glenn milik Blue Origin, yang dijadwalkan terbang pertama kali pada Juni mendatang, berakhir dengan ledakan dahsyat di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, Kamis malam.

Uji coba "api mati" (hotfire)—yang mana mesin roket diaktifkan sepenuhnya tanpa benar-benar lepas landas—merupakan persiapan misi NG-4 pada Juni, misi yang sedianya akan meluncurkan 48 satelit broadband Amazon Leo ke orbit. Belum jelas bagaimana timeline misi tersebut saat ini.

Selengkapnya: Amazon Incar Pasar Internet Satelit pada 2026, Siap Bersaing dengan Starlink Milik Musk

Jeff Bezos, pendiri Amazon dan CEO Blue Origin, menyatakan dalam unggahan di X bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. "Seluruh personel telah diperiksa dan aman. Masih terlalu dini untuk mengetahui akar penyebabnya, namun kami tengah bekerja untuk menemukannya demikian," tulisnya. "Hari yang amat berat, namun kami akan membangun ulang apa pun yang perlu diperbaiaki dan segera kembali terbang. Semua ini layak dijalani."

Blue Origin melaporkan misi sebelumnya, NG-3, mencapai hasil sukses pada April lalu. Rekaman yang diunggah online juga memperlihatkan bola api besar yang melahap landasan peluncuran pada uji coba malam hari itu.

Melalui akun X mereka pada Jumat, Blue Origin mengingatkan bahwa puing-puing akibat "anomali pemanasan"- tersebut mungkin terbawa ombak ke pantai dalam beberapa pekan ke depan. "Jangan sentuh atau dekati puing-puing demi keselamatan Anda," peringat perusahaan. Masyarakat diminta melaporkan temuan ke hotline 321-222-4355 atau email [email protected].

Kegetiran Dunia Dirgantara

Blue Origin menjadi salah satu perusahaan yang bersaing dalam perlombaan antariksa era baru, beradu cepat dengan konglomerat seperti SpaceX milik Elon Musk, Rocket Lab, dan Boeing untuk misi peluncuran satelit serta pariwisata luar angkasa. Berbagai laboratorium kini mirip industri rumahan.

MEMBACA  George R.R. Martin Masih Belum Menyelesaikan 'Winds of Winter', namun Fokusnya Beralih ke Kisah Dunk and Egg

Tak luput dari kecelakaan, insiden terjadi pada Roket Starship V3, yang mana tidak lama setelah diterbangkan, puing-puing hasil pembakaran justru tidak tepat sasaran— mencemari Teluk Meksiko dan a-lhasil praktis menghentikan program antariksa Elon.

Meraka belum kapok. Terakhir menunggah sebulan lewat dari eventnya, CEO Bersaing dengan kebencia S-pada utara dalam lahan “intuitit launch”.” St-A global system catur, sangat Teknologi rentan oleh lingkup geolistik nan tinggi: dengan alat listrik tepat lapis antarik belum satu-pun B., Ketika hutan uji integ sudah jatuh mekainya landing tiket jatuh se wa”, (blue sky news release)…

Tinggalkan komentar