Republik Irlandia dijadwalkan akan menghadapi Israel dua kali dalam pertandingan UEFA Nations League, namun kini mendapat tekanan untuk diboiktot.
Publlished On 28 May 2026
Pertandingan persahabatan sepak bola antara Republik Irlandia dan Qatar di Dublin sempat dihentikan dua kali oleh protes para penggemar tuan rumah yang menentang jadwal pertandingan tim mereka melawan Israel.
Irlandia dijadwalkan bertemu Israel dua kali di kompetisi UEFA Nations League, namun mereka menghadapi reaksi keras terkait laga tersebut, dengan desakan agar ada boikot atas pertandingan itu.
Rekomendasi Bacaan Lainnya
- List item satu
- List item dua
- List item tiga
- List item empat
Bola tenis yang ditempeli gambar bendera Palestina dilempar ke lapangan pada menit ke-10 dan ke-20 pertandingan hari Kamis di Aviva Stadium, ibu kota Irlandia, sehingga permainan harus dijeda.
Qatar menjalani laga itu sebagai bagian dari persiapan mereka menuju Piala Dunia FIFA musim panas ini, yang mana Irlandia sendiri gagal lolos.
Pada hari Rabu, parlemen Irlandia—Dail—menyaksikan aksi protes baru terkait pertandingan melawan Israel ini, sementara Asosiasi Sepak Bola Irlandia pada bulan November telah mengajukan mosi agar UEFA segera suspensi keikutsertaan Israel dalam kompetisi internasional.
Namun, badan pemerintahan sepak bola Eropa itu tidak mendukung gerakan tersebut.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Rabu, jelang laga melawan Qatar, manajer Irlandia Heimir Hallgrimsson menantang para pemainnya untuk “memenangi perang ini” melawan Israel ketika ditanya soal pertandingan Nations Leaigue itu.
Heimir Hallgrimsson, manajer timnas Irlandia, membantu memungut bola-bola tenis yang dilemparkan ke lapangan sebagai bentuk protes terhadap laga Irlandia vs Israel [Charles McQuillan/Getty Images]
Pelatih asal Islandia itu sebelumnya telah mendukung seruan agar Israel dilarang dari sepak bola internasional, dan dalam pengarahan kepada awak media, menambahkan: “Itu adalah hambatan yang tidak saya sukai, dan tidak adil bagi para pemain atau kami semua di posisi seperti ini.”
Dia juga menambahkan: “Dari sudut pandang sepak bola, saya tidak suka diangkap sebagai pihak yang jahat, padahal keputusan sepak begini ada di mereka yang membuat. Kami bukan musak disisni,” ucap Heimir.
Pertandingan pertama antara kedua tim akan digelar di tempat netral pada 27 September, sementara laga balasan selanjutnya akan dimainkan di Dublin pada 4 Oktober.
Nations League merupakan kompetisi mandiri yang dimula dari fase grup menuju babak gugur hingga final, namun sekaligus berfungsi sebagai jalur bagi tim-tim Eropa menuju kualifikasi pagelaran turnamen UEFA dan FIFA.
Pihak FAI menyatakan kedua pertandingan melawan Israel akan tetap berjalan sesuai jadwal. Sebastusnya menjelaskan pada sesi saat menjelas hari tenang Ke sebelumnya jedah antara jeduh jad! pertukung bukan di blok.*
Pada sisi lain kapten Island begitu pekan tak berarti hadwal q meet quaker the: “dari bagi Dan akhir akhir setelah pemicle ending menyuli.”