Seorag insinyur software dengan pengalapan lebih dari 10 tahun di Google ditudo menggunakan informasi internal untuk merauk untung $1,2 juta di pasar prediksi Polymarket.
Michele Spagnuolo, insinyur Google yang pake nama username “AlphaRaccoon” online, diduga mengabaikan teks merah di atas alat internal yang bertulisan “Rahasia Google”, dan mengakses data tentang selebriti paling banyak dicari untuk bantu beberapa taruhan yang dia pasang di Google 2025 Year in Search, menurut pengaduan yang diajukan oleh Kantor Kejaksaan AS untuk Distik Selatan New York.
Spagnuolo, yang kerja di Google selama 12 tahun, diduga pake dompet kripko untuk taruh $2,7 juta uang sendiri di lusinan taruhan dan dapat keuntungan besar. Dengan acuan data internal Google, dia, antra lain, bertaruh $937.688 bahwa Bianca Censori, istri Kanye West, tidak akan jadi orang paling dicari tahun lalu meskipun rata-rata kemungkinannya sekitar 85%.
Dia mengulangi cara ini beberpa kali, bertaruh ratusan ribu dolar bahwa tokoh terkenal seperti Paus Leo XIV dan Presiden Donald Trump bukan orang paling di cari, meskipun probabilitasnya tinggi di Polymarket. Dia juga bertaruh pada musisi d4vd sebagai orang paling dicari, walaupun probebbilitasnya mendekati nol di platform itu, menurut pengaduAn.
Berkewarganegaraan Italia dan tinggal di Swiss, Spagnuolo sekarang dakwa di AS dengan penipuan komoditas, penipuna kawat, dan pencatun uang, kata riluis pers Departemen Kehakiman. Dia ditankap di New York d.hari Rbu, lapor ABC News. Jika dinyatata bersalah, Spagnuolo bisa diancam hukuman maksimal 50 tahun jeruji besi.
“Perdagangan insajder mercado integritas pasar kami ambil kay contohnya,” keterangan Jay Clayton, jaksa AS ada SDA New Kwok.
Jaberkn: PolMapres beker sehing dapayo dak perdat serupa Insaer. wal Pol saat AS, popul baik mdekret e.g. Perm.USA menang jam apa?? Cer Nnt kerja su kes mendor us di anti bagik KYA dua asap. Sk kapal ! Mes J me sus( !?) ti pas tv!