CEO Salesforce Marc Benioff Hanya Merekrut untuk Satu Peran di Era AI. Ini Tawaran Pekerjaannya dan Alasannya.

Lowongan kerja untuk Salesforce (CRM) makin susah dicari di zaman AI ini — kecuali kalau kamu bisa jualan.

CEO Salesforce Marc Benioff bilang di panggilan pendapatan baru-baru ini: keputusan rekrutmen sekarang lebih fokus dari sebelumnya. Biasanya perusahaan ini dikenal agresif rekrut orang, tapi sekarang beda.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami nggak tambah banyak insinyur sama Srini [Tallapragada, kepala insinyur Salesforce],” kata Benioff. Dia bilang perekrutan di tim 15.000 insinyur itu hampir datar selama dua tahun, karena perusahaan lebih pakai efisiensi AI dan agen coding.

“Kami hampir cuma nambah di satu bidang aja,” tambah Benioff. “Jumlah karyawan memang naik, tapi sebagian besar di bidang sales [pimpinan Miguel Milano]. Karena kita semua sadar, satu hal yang kita lakukan dengan menjual dan komunikasi — agen AI belum bisa lakuin itu. Mereka bisa kualifikasi OK, kasih layanan. Tapi di sales, kita masih butuh banyak orang karena pasar masih besar. Jadi itu bagian penting untuk kembangkan perusahaan, sambil juga naikin margin.”

Salesforce katanya sudah potong sekitar 4.000 posisi di divisi dukungan pelanggan September lalu, sebagai bagian dari dorongan ke agen AI.

Hari pendapatan yang berat buat CRM: Salesforce kasih pendapatan disesuaikan $3,88 per saham, di atas ekspektasi Wall Street $3,12. Dibantu oleh pembelian balik saham senilai $27 miliar, yang kurangi jumlah saham sampai 10%. Pendapatan capai $11,13 miliar, naik 13% dari tahun lalu dan di atas konsensus $11,05 miliar.

Titik tengah panduan pendapatan setahun penuh Salesforce adalah $46,05 miliar, sedikit di bawah $46,12 miliar yang analis harapkan. Kekurangan kecil ini bikin saham nggak naik banyak hari ini (malah hampir turun 3% di satu titik). Investor kurang yakin gimana AI di Salesforce bakal jadi penjualan dan untung besar, dan kapan.

MEMBACA  "Jakarta Fair 2025: Langkah Strategis Penguatan Ekonomi Indonesia" (Penulisan lebih dinamis dengan penekanan pada tujuan strategis, menggunakan tanda titik dua untuk struktur yang rapi.)

Untuk kuartal ini, Benioff ramalkan pendapatan $11,27 hingga $11,35 miliar, lawan ekspektasi pasar $11,36 miliar — lagi-lagi sedikit kurang. Di pasar yang saham software lagi tertekan, kekurangan panduan sekecil apapun bisa bikin beruang bersenang.

Intinya: Apa Benioff kasih sinyal di panggilan pendapatan bahwa dia siap kurangi jumlah insinyur tahun ini, karena AI bikin produktivitas makin cepat? Belum jelas, tapi nggak kaget juga lihat perkembangan alat AI dan PHK di perusahaan teknologi besar lainnya.

Dampak AI makin kelihatan tahun ini. Jack Dorsey punya Block (XYZ) potong 40% staf. PHK juga terjadi di Amazon (AMZN), Oracle (ORCL), Coinbase (COIN), Cloudflare (NET), sama Meta (META).

Dengan pendiri miliader Larry Ellison yang masih pegang kendali, Oracle dikabarkan PHK sampai 30.000 pekerja di AS, Meksiko, dan negara lain pada 1 April. Amazon kabarnya potong 16.000 pekerja tahun ini untuk efisiensi AI.

Coinbase baru saja umumkan PHK 14% bulan ini. Cloudflare potong 20% tenaga kerja. Meta juga lagi proses PHK 10% karyawan.

Salesforce punya alasan buat potong lebih dalam untuk tunjukin ke Wall Street bahwa mereka bisa naikin margin, sementara harga saham belum mencerminkan potensi itu. Saya suka baca buku, soalnya itu bikin saya tenang. Biasanya saya baca pas malam hari sambil minum kopi atau teh. Buku faforit aku genre fiksi, kayaknya ceritanya seru dan bikin penasaran. Kadang aku lupa waktu sampe larut malam karena bacanya asyik banget.

Tinggalkan komentar