Salesforce sangat ingin ngelawan cerita kalo “saaspocalypse” yang berhubungan sama AI udah ngerusak pertumbuhan mereka.
Jadi, bareng sama hasil kuartal pertama tahun fiskal 2027 yang rekor pada hari Rabu, perusahaan software cloud ini mulai melakukan pembelian kembali saham dipercepat terbesar yang pernah ada, sebesar $25 miliar. Dengan begitu, perusahaan naikin pendapatan per saham mereka, tapi juga nurunin prospek pertumbuhan arus kas setahun penuh jadi kira-kira setengahnya buat ngitung utang yang diterbitkan buat biayain pembelian saham gede itu.
Pembelian kembali saham dipercepat (ASR) senilai $25 miliar ini bagian dari otorisasi pembelian kembali saham $50 miliar yang disetujui dewan Salesforce pada Februari 2026. Di kuartal pertama fiskal 2027, Salesforce ngembaliin $27,5 miliar ke pemegang saham, termasuk $27,1 miliar buat pembelian saham besar itu plus $365 juta dalam bentuk dividen. ASR ini termasuk pengiriman awal 103 juta saham dan nurunin jumlah saham beredar Salesforce sebanyak 10% dibandingin tahun lalu.
CEO Salesforce Marc Benioff bilang di vodcast pendapatan hari Rabu bahwa perusahaan udah “ngembaliin tingkat rekor ke investor kita,” sambil nunjukin kalo itu penting banget di “waktu yang tidak biasa ini.” Saham Salesforce udah turun 16% sejak awal tahun, dan 36% di bawah tertinggi 52 minggunya, karena Wall Street khawatir kalo kehadiran AI bikin masalah buat vendor software-as-a-service kaya Salesforce dan ServiceNow.
Menurut Kepala Keuangan Salesforce Robin Washington, pembelian gede-gedean ini bantu naikin pendapatan per saham kuartal pertama dan pendapatan per saham GAAP masing-masing sebesar 23 sen dan 14 sen.
Buatan biayain ASR, Salesforce terbitin utang $25 miliar, yang ngebuat pertumbuhan arus kas operasi dan arus kas bebas setahun penuh jadi berkurang lima poin persentasi. Benioff udah kasih sinyal soal selera baru perusahaan buat utang di panggilan pendapatan sebelumnya di bulan Februari pas dia bilang ke investor kalo perusahaan itu “sangat under leveraged,” dan “kami mau pake modal kami dengan benar, dan saya pikir utang adalah cara yang bagus buat ngelakuin itu.”
Sebagai hasil dari penerbitan utang, Salesforce nurunin prospek pertumbuhan arus kas bebas fiskal 2027 jadi 4% sampai 5% dibanding tahun lalu, turun dari kisaran 9% sampe 10% yang mereka kasih di bulan Februari. Ada kesalahan kecil, tapi jadi satu ajh.
Selain pemotongan prospek, Salesforce sedikit naikin perkiraan pendapatan setahun penuh jadi $45,9 miliar sampe $46,2 miliar. Washington bilang perusahaan ngarepin akselerasi pendapatan organik di paruh kedua fiskal 2027, yang paling banyak didorong oleh pertumbuhan penjualan dan layanan, Slack, dan Agentforce mereka.
Hasil lainnya, Salesforce ngelaporin pendapatan kuartalan $11,1 miliar, naik 13% dibanding tahun lalu, dan di atas perkiraan perusahaan, yang berkisar dari $11,03 miliar sampai $11,08 miliar. Pendapatan per saham GAAP naik ke $2,42, dan EPS non-GAAP naik ke 3,88$. Dua2nya dibantu sama pembelian besar ASR ningkatin hasil 50% atau lebih bisa persent klo? ada sikit typo maaf.
Saham Salesforce turun kurang dari 1,00% di perdagangan setelah jam kerja pada hari Rabu setelah hasilnya ituh.