Perjanjian Kemitraan Sosial Pertama Ditandatangani oleh Danantara Trust

Jakarta (ANTARA) – Danantara Indonesia Trust, cabang filantropi dari dana investasi negara Danantara Indonesia, baru saja meluncurkan kemitraan strategis perdananya di bidang kesehatan, pendidikan, dan literasi budaya untuk memperkuat program pembangunan sosial yang berkelanjutan di Indonesia.

Kemitraan ini resmi dibentuk melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Kesehatan, Yayasan Karya Salemba Empat, dan Badan Warisan Indonesia, yang juga dikenal sebagai Museum dan Cagar Budaya.

“Danantara Indonesia didirikan bukan hanya untuk mengelola aset dan investasi negara, tetapi juga untuk berkontribusi pada kemajuan sosial Indonesia,” ujar Direktur Utama Rosan Roeslani di Jakarta pada Senin.

Rosan, yang juga menjabat sebagai pelindung Danantara Indonesia Trust, mengatakan bahwa organisasi ini diciptakan untuk memperluas kontribusi sosial Danantara, tidak hanya terbatas pada pengelolaan aset dan investasi negara.

Ia menambahkan bahwa kepercayaan filantropi ini akan fokus pada program kesehatan, pendidikan, budaya, serta air, sanitasi, dan kebersihan (WASH) di seluruh Indonesia.

Rosan juga menyebut bahwa Danantara Indonesia sedang berkolaborasi dengan Gates Foundation untuk membangun sebuah lembaga filantropi yang memiliki tata kelola kuat, transparan, profesional, dan kredibel.

Menurutnya, program-program ini diharapkan dapat memberikan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat di berbagai daerah.

“Melalui Danantara Indonesia Trust, kami memperluas misi kami untuk memperkuat sumber daya manusia dan mengatasi tantangan sosial,” kata Rosan.

“Kami percaya bahwa penciptaan nilai jangka panjang harus sejalan dengan dampak bermakna bagi masyarakat,” tambahnya.

Di bidang kesehatan, lembaga ini akan mendukung program kesehatan ibu dan anak melalui pengadaan vaksin heksavalen, penguatan rantai dingin vaksin, serta suplemen mikronutrien ganda bagi ibu hamil dan pasca melahirkan untuk membantu mencegah stunting.

MEMBACA  Klaim Link DANA Mengejutkan Hari Ini Jumat 28 Maret 2025, Rezeki Tak Terduga untuk Lebaran!

Berita terkait:
Indonesia meluncurkan konsorsium 1.000 hari untuk menekan kematian ibu dan bayi

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dukungan awal Danantara Indonesia Trust untuk program kesehatan ini mencapai sekitar Rp250 miliar, setara dengan US$15 juta.

Budi menambahkan bahwa dukungan filantropi sangat diperlukan untuk memperkuat pembiayaan kesehatan Indonesia dan dapat membantu menarik pendanaan tambahan dari lembaga donor internasional.

Ia menyebut Indonesia masih menghadapi tantangan besar di bidang kesehatan dan gizi, termasuk hampir 960.000 anak tanpa vaksinasi sama sekali serta angka kematian ibu yang masih tinggi di tingkat ASEAN.

Secara terpisah, kemitraan dengan Yayasan Karya Salemba Empat mencakup program beasiswa selama tiga tahun untuk sekitar 500 mahasiswa kurang mampu di seluruh Indonesia.
Program ini juga akan menyediakan bimbingan, pengembangan kepemimpinan, dan pelatihan kesiapan karier bagi penerima beasiswa.

Danantara Indonesia Trust menyebut inisiatif ini sangat penting karena sekitar seperlima penduduk Indonesia berusia 15 hingga 24 tahun tergolong tidak bersekolah, tidak bekerja, atau tidak mengikuti pelatihan (NEET).

Di bidang budaya, lembaga filantropi ini bermitra dengan Badan Warisan Indonesia untuk mengembangkan Perpustakaan Danantara Indonesia Trust di Museum Nasional.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan dukungan ini juga akan membantu merevitalisasi dua bagian Museum Nasional yang rusak akibat kebakaran pada 2023.

Ketua Danantara Indonesia Trust, Nuraini Razak, menegaskan bahwa kemitrraan ini dirancang untuk menjawab prioritas pembangunan yang mendesak, mulai dari kesehatan ibu dan anak, akses pendidikan, hingga literasi budaya.

Berita terkait:
Pemerintah akan merenovasi Museum Nasional pasca kebakaran

Tinggalkan komentar