Lubang Kosmik Bisa Menyimpan Rahasia Terbaik Alam Semesta

Alam dikatakan tidak suka kekosongan, tapi alam semesta sepertinya tidak mendengar. Ruang angkasa dipenuhi oleh rongga kosmik—wilayah luas yang sebagian besar bebas materi, terbentang di antara benang-benang padat yang membentuk jejaring kosmis.

Jauh dari sekadar area terpencil yang tak menarik untuk diteliti, rongga-rongga ini justru mungkin menyimpan jawaban bagi misteri kosmik paling membingungkan, seperti perilaku gravitasi, hakikat energi gelap, dan apa yang disebut tegangan Hubble, ketidakcocokan observasional dalam laju ekspansi semesta yang sudah lama memusingkan para astronom.

“Dengan rongga-rongga ini, kita punya kapasitas untuk mengatasi sebagian besar teka-teki kosmologi yang menarik,” ujar Alice Pisani, profesor riset kosmologi di Pusat Fisika Partikel Marseille (CPPM), bagian dari Pusat Riset Ilmiah Nasional Prancis. Ia menambahkan bahwa karena gangguan dari materi sangat minim, terdapat rasio ‘sinyal terhadap derau’ yang tinggi dalam pengamatan para peneliti.

Munculnya teleskop-teleskop baru dan simulasi canggih telah mempercepat bidang ini, mengilhami semakin banyak ilmuwan di seluruh dunia untuk mengkhususkan diri meneliti rongga sebagai laboratorium kosmologis yang unik. Beberapa ahli bahkan berpendapat kita mungkin tinggal di dalam rongga raksasa; suatu posisi yang bisa mengubah cara pandang kita terhadap alam semesta secara mendasar.

Untuk tempat yang didefinisikan oleh kelangkaan materia, rongga jadi ‘jagoan’ kosmologi di mana hukum fisika bisa diamati dengan kejelasan luar biasa.

“Dari perspektif kosmologi, ini adalah masa yang sangat menarik,” kata Pisani.

Apa Itu Rongga Kosmik?

Setelah Dentuman Besar, alam semesta berupa sup seragam dari partikel subatomik. Namun selama jutaan tahun, saat materi mendingin dan stabil menjadi atom, bentuk samar jejaring kosmis mulai muncul.

Selama miliaran tahun, gravitasi jejaring itu menarik awan gas, gugus galaksi, dan objek kosmis lainnya ke perancahnya. Semakin banyak materi yang tersedot ke dalam jejaring, semakin lebar celah yang terbentuk di antara filamen-filamennya, membentuk rongga.

MEMBACA  Balas Dendam yang Paling Buruk Adalah Film Kompilasi Terbaik, Untuk Baik dan Buruk

‘Subrongga’ kecil bisa terbuka di antara gugus galaksi dan hanya memiiki garis tengah sekitar 10 atau 20 juta tahun cahaya. Hasilnya membuat beberapa ‘lawang an’ masih kecil.Namunnnn jarak bixa, sang rong di Buwisa memim1 Bejsar leh…

‘f to big boild small asat .
Beohx youggoing mist ind bigger called as wait,… ‘Terg jauh at luas ap terlalu.

/sorry but one cm mis first find said mismos which also place usint ruung is samain al far distances ygm/?.>” ;f in do Void as wide above, in par one light will already two-three zeros including error is find! That from example since she indeed misindicate or tly bad!!, The bot space one,, (id changed along sudden ) The Bes to really L not huge most M

Tinggalkan komentar