Ulasan Razer Viper V4 Pro: Pembaruan Bertahap dengan Performa Besar

Meskipun pengurangan bobot sebesar 5 gram mungkin kelihatannya sepele, peningkatannya langsung terasa, memungkinkan gerakan dan flick yang cepat dan responsif yang dibutuhkan dalam game first-person shooter. Di game yang mengutamakan presisi seperti Counter-Strike 2, bobotnya terasa sangat seimbang untuk dimainkan—tidak terlalu ringan sampai saya kehilangan kendali—sementara di game bertempo cepat seperti Helldivers 2, kelincahan tambahan tersebut memberi saya kemampuan untuk menghadapi banyak musuh sekaligus (atau, lebih tepatnya, dengan mudah berbalik dan melarikan diri dari mereka).

¯\_(ツ)_/¯

Alih-alih hanya indikator RGB tunggal pada dongle hyperpolling V3, bio-dome di desktop memiliki tiga indikator RGB yang dapat diprogram untuk menampilkan salah satu dari empat pengaturan: kualitas koneksi, level baterai, polling rate, dan tahap DPI saat ini. Dua yang pertama diindiikasikan dengan gradien merah-ke-hijau, dan dua yang terakhir akan sesuai dengan warna yang telah ditentukan untuk setiap tahap. Meskipun semuanya berguna, saya merasa indikator kualitas koneksi dan level baterai adalah yang paling praktis.

Lebih Nyaman untuk Kompetisi

Perbaikan terbesar pada V4 adalah diperkenalkannya Frame Sync. Sistem ini menyinkronkan sensor optik Viper Anda dengan polling rate komputer untuk menghilangkan latensi yang timbul akibat ketidakcocokan di antara keduanya. V4 diklaim memiliki rata-rata latensi klik 0,204 milidetik dan latensi gerakan sebesar 0,36 milidetik. Margin yang begitu kecil sebenarnya tidak dapat dirasakan oleh pemain biasa (bahkan pemain kompetitif level tertinggi pun memiliki waktu reaksi yang lebih dari 100 milidetik), namun mengurangi angka ini berfaedah untuk memimalkan potensi kesalahan atau input yang salah yang sudah rendah.Tetap saja, saat menguji mouse ini untuk konsistensi di aim trainer, tingkat kesalahan tidak terasa—kesalahan manusia akan memiliki dampak yang jauh lebih besar pada performa.

MEMBACA  Pekerja Meraup Cuan dengan Mengajari AI Bekerja — Ada yang Raup Hingga Rp5,6 Juta per Jam

Salah satu aspek paling menarik dari mouse kelas profesional Razer adalah tingkat kustomisasi yang sangat detail melalui perangkat lunak Razer Synapse (dan versi beta Synapse Web di peramban). Selain penyesuaian tipikal untuk DPI dan polling rate, V4 juga menyertakan pengaturan untuk jarak pelacakan sensor, sensitivitas dinamis dengan kurva yang dapat disesuikan, dan rotasi mouse.

Tinggalkan komentar