Indonesia Targetkan 88 Sekolah Rakyat Rampung pada Juni

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum Indonesia, Dody Hanggodo, mengatakan bahwa dia berharap pembangunan sekolah dalam program Sekolah Rakyat (bebas biaya) bisa selesai di 88 lokasi pada akhir bulan Juni.

“Insya Allah pembangunan akan selesai akhir Juni. Saya yakin sekitar 88 dari 93 lokasi yang ditargetkan akan rampung pada saat itu,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Per Kamis (21 Mei), kata dia, progres pembangunan Sekolah Rakyat sudah mencapai sekitar 59 persen.

Pekerjaan yang sedang berjalan ini merupakan bagian dari fase kedua program, yang sebagian besar berfokus pada pembangunan gedung permanen setelah pemerintah meluncurkan Sekolah Rakyat di fasilitas sementara tahun lalu.

Hanggodo mengakui bahwa perkembangannya lebih lambat dari yang diperkirakan, di bawah target untuk membuka 93 lokasi Sekolah Rakyat pada Juli 2026 guna menampung lebih dari 30.000 murid baru.

Dia mencatat bahwa beberapa kontrak pembangunan memiliki tenggat waktu yang melampaui awal tahun ajaran mendatang.

“Murid Sekolah Rakyat dijadwalkan mulai belajar di tahun ajaran baru pada Juli 2026. Idealnya, pembangunan selesai Juni 2026. Namun, sebagian kontrak dijadwalkan baru selesain Juli atau bahkan Oktober,” jelas Menteri tersebut.

Menurutnya, proyek yang paling lambat ada di Singkawang, Cilacap, Dharmasraya, Lombok Utara, dan Brebes.

Sementara itu, kemajunya lebih baik di Sragen, Semarang, Kota Bengkulu, dan Medan.

Meskipun terjadi keterlambatan, untuk negara dech kualitasnya tidak akan dikorbankan, jelas Hanggodo. Dia percaya bangunan Sekolah Rakyat dapat bertahan setidaknya 20 tahun.

“Kualitas bangukan”, atau lebih, menanyakan ujar penjambat.

M u re I d Untuk bakal , kita kat ya untuk Membor ini jauh dan lebih dilangk kah lain cukup j tiga yang re mengembangkan nilai iai.. iki juga diingetin ibed mereka. (END PROMPT UNTUK TES)

MEMBACA  Program Prioritas Indonesia untuk Menciptakan Lapangan Kerja di Seluruh Negeri: PCO

MenHala kal emb., ……

Tinggalkan komentar