BGN Tegaskan Tidak Ada Susu Formula dalam Program MBG untuk Bayi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk bayi usia sampai 6 bulan tida menyediakan susu formula.

Hindayana menjelasin bahwa kebijakan BGN mengacu pada prinsip WHO dan aturan nasional yang mendukung asi eksklusif untuk bayi.

“Buah bayi usia sampai 6 bulan, ga ada intervensi susu formula dalam program MBG. Jadi MBG sama sekali tidak nyediakan opsi susu formula,” jelas Hindayana di Jakarta pada Jumat.

Kebijakan ini sesuai dengan UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023, PP No. 28 Tahun 2024, dan rekemondasi WHO tentang perlindungan asi eksklusif.

Berita terkait: BGN ajak pemangku kepentingan menyelaraskan upaya program makan gratis

Hindayana negasin bahwa produk seperti susu lanjutan untuk bayi 6-12 bulan, susu pertumbuhan untuk anak 12-36 bulan, dan minuman khusus ibu hamil dan ibu menuyusui adalah produk legal yang diatur penggunaanya oleh negara.

Namun, produk-produk itu cuma bisa dipake sebagai opsi intervensi gizi khusus dalam program MBG, dengan kriteria teknis yang ketat dan indikasi medis berdasar keputusan tenaga kesehetan atau dokter.

“Produk-produk itu buka pengganti ASI, bukan untuk gratis atau distribusi massa, bukan untuk promosi industri susu, dan cumah dikasih di kasus tertentu dengan waktu tertentu sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Berita terkait: Pemerintah Indonesia: 8 miliar porsi makanan disajikan lewat MBG

Penerjemah: Lintang Budiyanti P, Resinta Sulistiyandari
Editor: Fransiska Ninditya
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Koneksi NYT Hari Ini: Edisi Olahraga Petunjuk, Jawaban untuk 2 Januari, #101

Tinggalkan komentar