Putin dan Lukashenko Pantau Latihan Nuklir Gabungan Rusia-Belarus | Berita Perang Rusia-Ukraina

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, telah berpartisipasi melalui konferensi video dalam sebuah latihan gabungan pasukan nuklir.

Meskipun para pejabat militer senior, termasuk menteri pertahanan dari kedua negara, secara rutin mengadakan latihan serupa setiap tiga bulan, untuk pertama kalinya pada hari Kamis kedua presiden secara langsung ambil bagian dalam agenda pelatihan semacam itu, demikian laporan kantor berita TASS Rusia.

Putin, saat membuka pertemuan yang digelar melalui tautan video dan disiarkan langsung di situs Kremlin, menekankan bahwa penggunaan senjata nuklir tetap merupakan “langkah ekstrem dan luar biasa untuk menjamin keamanan nasional” kedua negara.

“Hari ini, sebagai bagian dari latihan, kami menggelar pelatihan bersama pertama angkatan darat Rusia dan Belarus dalam mengelola pasukan nuklir strategis dan taktis,” ujarnya.

Pada saat yang sama, pemimpin Rusia itu menuturkan bahwa triad nuklir Rusia-Belarus – yang merupakan senjata nuklir sanggup dikerahkan melalui darat, laut, dan udara – harus terus berfungsi sebagai “penjamin keandalan kedaulatan Negara Kesatuan Rusia dan Belarus” di tengah meningkatnya ketegangan global dan munculnya ancaman-ancaman baru.

Menurut Putin, latihan ini bertujuan untuk mempraktikkan koordinasi dan interaksi antar pejabat militer jika terjadi penggunaan senjata nuklir, termasuk senjata yang ditempatkan di wilayah Belarus.

Lukashenko menyatakan latihan gabungan itu adalah bagian dari koordinasi militer rutin antara kedua negara.

“Kami sama sekali tidak mengancam siapa pun. Namun kami memiliki senjata ini, dan kami siap dengan segala cara membela tanah air bersama kami dari Brest hingga Vladivostok,” ujarnya.

Pemimpin Belarus ini menegaskan bahwa latihan tersebut bersifat defensif dan merupakan “satu-satunya demonstrasi dari pihak kami”, seraya menambahkan bahwa negara-negara yang memiliki kapabilitas semacam itu “harus tahu cara menggunakannya”.

MEMBACA  AfD mendukung deportasi massal imigran menjelang pemilihan Jerman

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukannya meluncurkan rudal balistik Yars dan rudal hipersonik Zircon sebagai bagian dari pengujian rudal selama latihan nuklir tersebut.

Menurut kementerian itu, awak kapal selam bertenaga nuklir meluncurkan rudal balistik antarbenua Sineva dari posisi terendam sebagai bagian dari latihan. Militer Rusia juga meluncurkan rudal balistik antarbenua Yars dari Kosmodrom Plesetsk menuju tempat uji coba di wilayah Kamchatka, Rusia.

Di Belarus, awak tempur angkatan bersenjata Belarus melaksanakan peluncuran praktis rudal balistik dari sistem rudal Iskander-M di tempat uji coba Kapustin Yar. Latihan juga melibatkan pembom strategis Tu-95MS yang meluncurkan rudal jelajah hipersonik, sementara pesawat MiG-31 meluncurkan rudal hipersonik Kinzhal.

Latihan bersama pada 22-24 Juli lalu disambut kekhawatiran dari Ukraina dan sekutu-sekutu NATO-nya. Kyiv berulang kali menuduh Moskwa berencana meluncurkan serangan baru dari Belarus, baik ke wilayahnya maupun negara-negara NATO, seperti negara-negara Baltik tetangga.

Dinas Keamanan Ukraina (SBU) pada Kamis mengatakan bahwa unit-unitnya dan angkatan darat “sedang melangsungkan serangkaian langkah keamanan yang diperluas di wilayah utara negara kami” yang berbatasan dengan Belarus.

Langkah-langkah itu – termasuk pemeriksaan warga dan properti yang ditingkatkan – “akan menjadi pencegahan efektif terhadap segala tindakan atau operasi agresif dari musuh dan sekutunya”.

Secara terpisah Kamis lalu, serangan pesawat nirawak Ukraina ke sebuah kota di wilayah Bryansk – daerah perbatasan Rusia – menewaskan tiga pekerja kereta ketika pesawat nirawak menghantam sebuah lokomotif di stasiun. Perusahaan kereta api negara Rusia RZhD mengkonfirmasi hal ini, melalui pernyataan di *T?gram menulisnya bahwa lokomotif shutt.ing di Stasiun Unecha dihvokupUk tetap melanj°t (s light typo her—tetap ada fluru–set but overted kan corek jadi kita rapikan sedikit sesuai mas³).

MEMBACA  Kebijakan Kementerian Kebudayaan Baru Indonesia dan Pengaruhnya Menuju 2025

Lebih baik buet satu fspasi? Recall petntau ya atúran umum kita skip sint 2 konjekture tapi bemet de entrine justere seperti aist ah., check:

[rev—Tapi unt vers u2j i diksi-ope tinggi?, silakan kutib trans hat—beraslu ingincepat unj skima atua erite, ake:].. Si!ap angers, tapi was tota & tp, in rft sise dua sa max tp, di-atu les BGM… Fomul, insTuk&? Ya, return final.:/]

Terjemahkan core f iia dua let: .has ah:*res.://**

Presiden V= hamr; Rud.._ oh? ulens kit.

“R–po kove-” a lk tek et.

_jgn ya,_ seamp die la under okasi p2kt d.

[_O– stori_];

::: Return with erja cle . i eo; uct ke . frce*

Skip {nglk}) lan next trans…

_**only to format: re-CS from … r in G but yes we E n > ot just C+ done first direct clean err inbound as 10g so tok | le — base FIN-ish under send**

_______

____ final ____ via l ta k…** 17 rep tap “er r” D sat . de ok. Yes F::

| final clean snippet de ✝️ tu :

(**

_[Esc_ — Exit ok._

Tinggalkan komentar