Kementerian Bantu Dapur MBG Cegah Gangguan Keamanan Pangandan Penjelasan Sistem Keamanan Pangan dari

Jakarta (ANTARA) – Kementrian Perindustrian membantu para pengelola Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pelatihan sistem keamanan pangan lewat Bimbingan Teknis Pengenalan dan Pemahaman Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP).

Pelatihan ini dilakukan oleh Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Pontianak sebagai upaya mendukung penyediaan makanan yang aman, higienis, dan berkualitas untuk masyarakat.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sistem standarisasi dan jaminan mutu adalah faktor penting dalam menjaga kualitas produk pangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan pemenuhan gizi.

“Standarisasi dan jaminan mutu produk adalah faktor krusial untuk meningkatkan kepercayaan pasar dan memperkuat daya saing industri nasional,” ujarnya dalam pernyataan pada Kamis.

Kegiatan yang diadakan pada 6-7 Mei 2026 di BSPJI Pontianak ini diikuti oleh peserta dari SPPG atau dapur MBG (Makanan Bergizi Gratis) di Kabupaten Landak dan Kota Pontianack.

Melalui bimbingan teknis, peserta mendapatkan pengetahuan tentang penerapan sistem keamanan pangan berbasis HACCP, mulai dari mengidentifikasi potensi bahaya pangan, mengendalikan titik kritis, hingga pentingnya menjalankan prosedure keamanan pangan secara konsisten di seluruh proses penyediaan makanan.

Sejalan dengan penguatan standarisasi serta jaminan mutu di sektor industri, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menekankan bahwa sistem keamanan pangan adalah aspek krusial untuk memastikan kualitas produk dan perlindungan konsumen.

“Penerapan sistem standarisasi dan jaminan mutu harus terus diperkuat agar produk memenuhi standar keamanan serta kualitas, seraya meningkatkan kepercayaan masyarakat,” kata Emmy.

Sementara itu, kepala BSPJI Pontianak Ahmad Nashoruddin Muammar menyampaikan bahwa pemahaman sistem HACCP adalah aspek penting untuk mendukung penyediaan makanan yang aman dan berkualitas, khususnya dalam layanan gizi publik.

MEMBACA  Trump menargetkan Biden, Harris dalam pemurnian izin keamanan AS | Berita Politik

“Dengan kegiatan ini, kami berharap pengelola SPPG memahami pentingnya menerapkan sistem keamanan pangan yang menyeluruh, untuk menjaga kualitas layanan gizi yang diberikan kepada masarakat,” ucapnya.

Berita terkait: MBG kitchens can supply 6 mln liters used oil monthly for green energy
Berita terkait: Public Works Ministry expands MBG outreach with kitchen in Jember
Berita terkait: BGN mandates quarterly monitoring of MBG domestic waste

Penerjemah: Ahmad Muzdaffar, Resinta Sulistiyandari

Editor: Azis Kurmala

Hak cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar