Karena setiap bagian terhubung secara nirkabel, keseluruhan paket ini cukup fleksibel. ChefsTemp memasarkan paket-paket untuk panggangan Primo, setiap varian Kamado Joe, Big Green Egg, Akorn, Vision, Old Country Smoker, dan Weber Smokey Mountain. Jika Anda bersedia mengebor satu atau dua lubang, Anda bahkan bisa memasang ProTemp ke dalam klasik kettle mana pun.
Namun yang saya uji adalah panggangan keramik Kamado Joe merah besar, yang terkenal lambat dalam membangun panas namun sangat handal menahannya dalam waktu lama. Saya jarang menggunakan keramik, ternyata saya cukup payah dalam mengatur suhu yang tepat. Saya terus meremehkan kemampuan Joe untuk mempertahankan panas, sehingga suhu justru melonjak terlalu tinggi. Meski begitu, ProTemp membantu saya memasak iga yang tetap lezat.
Secara fisik ProTemp S1 hanya tampak seperti termometer dengan layar digital. Persis itulah fungsinya. Anda tinggal membuka termometer asli dari Kamado Joe lalu menggantinya dengan ProTemp. Itulah satu-satunya instalasi permanen yang harus saya lakukan. Padukan termometer ini dengan probe ChefsTemp seharga $120 untuk memantau suhu daging dan lingkungan melalui aplikasi. Tambahkan pula kipas Breezo dari ChefsTemp seharga $80 yang dirilis pada tahun 2025, dan Anda bisa mendapatkan kontrol suhu yang cukup akurat.
Selanjutnya, kipas dipasang di ventilasi bawah dengan bantuan adapter logam kecil. Voila, instalasi fisik pun selesai. Namun tidak seperti Venom, perangkat ChefsTemp membutuhkan setidaknya empat perangkat yang semuanya harus diisi dayanya, terhubung ke Wi-Fi atau Bluetooth, dan bekerja secara simultan: pengontrol digital, kipas, ponsel, dan setidaknya satu probe daging.
Ini bisa menjadi tantangan berat jika sinyal Anda lemah seperti punya saya: satu atau beberapa komponen sangat mungkin terputus. Sayangnya, tidak mudah beralih antara koneksi Bluetooth dengan Wi-Fi. Untuk beralih ke Bluetooth, saya harusĀ memutuskan semua perangkat dari sistem, lalu memulai lagi dari awal. Karenanya, pastikan sinyal 2,4 GHz cukup kuat di lokasi panggangan saat Anda ingin mulai memasak. Untuk mengujinya, mungkin perlu memisahkan pita 2,4 dan 5 GHz di router Anda, kemudian uji jarak jangkauan memakai ponsel.
Setelah sinyal yang memadai tersedia, Breezo dan ProTemp tersinkronisasi secara otomatis dan andal. Namun probe terkadang lebih rewel, dan Anda harus menandainya sendiri menggunakan pulpen agar tidak tertukar. (Kode warna pasti lebih membantu!)
Aplikasi ChefsTemp cukup konprehensif jika Anda menghendakinya: tinggapl pilih potongan daging beserta ketebalan atau beratnya, maka aplikasi akan megawasi perangkat dan memberi panduan kapan daging dibalik serta perkiraan waktu termakan hingga mencapai kematangan sempurna. Saya mencobanya pada ribeye tebal satu inci dengan suhu rendah dan mendapatkan hasil yang luar biasa baik pada suhu 350 derajat Fahrenheit. Untuk igapun hasilnya bagus, meskipun saya salah mengatur suhu sehingga panas malah melonjak.
Itulah keuntungan utama menggunakan sistem ini, terutama pada panggangan baru yang belum saya kuasai. Menyadari ketika saya mengacaukan suhu masakan, saya bisa segera bereaksi karena melihat tempertur menyimpang dari sasaran. Saya masih dapa menilai kematangan daging dengan memantau probe. Tak perlu lagi merelakan setengah rak iga berubah menjadi dendeng kecing.