Peningkatan YouTube Diumumkan Google di Google I/O

Kata hari ini: *Tokenmaxxing*. Begitulah CEO Google, Sundar Pichai, memperkenalkan konferensi Google I/O tahun ini—sebuah acuan pada besarnya volume pemrosesan AI (kita bicara soal kuadriliun, teman-teman) yang terjadi di seluruh dunia.

Ini fakta: Google telah berbelok 180 derajat ke arah AI. Tergantung pada mana dari puluhan produk mereka yang paling sering kamu pakai, teknologi ini bisa ikut menguasai hidupmu—atau tidak. Tapi di tengah banyaknya pembaruan model AI dan cara multimodal baru untuk membuat video sintetis yang diumumkan hari ini, Google cuma meluncurkan beberapa peningkatan kecil untuk para penggemar YouTube, platform video paling banyak ditonton di dunia.

Cari pengumuman Google I/O lainnya? Ikuti blog langsung Mashable Google I/O untuk menyimak semua kabar terbaru soal Gemini, Chrome, dan Android.

YouTube Shorts Kedatangan Gemini Omni

Google memperkenalkan model AI dunianya yang baru, Gemini Omni, di awal acara. Mereka menjelaskan bahwa kemampuan multimodal dua arah yang baru ini memungkinkan Omni untuk “menciptakan apa pun dari keluaran apa pun.”

Omni kini akan tersedia di fitur Remix YouTube Shorts, alat bantu pembuatan konten yang menghasilkan video dari materi daring yang sudah ada. Dengan Omni, pengguna bisa *remix* short mereka menggunakan perintah AI yang lebih canggih. Perusahaan mencatat bahwa Shorts yang dibuat dengan Omni otomatis akan memiliki label konten buatan AI serta metadata terkait, lengkap dengan tautan balik ke konten aslinya.

Selain itu, YouTube juga memperluas alat deteksi kemiripan wajah yang membantu kreator menemukan konten di YouTube di mana wajah mereka tampak diubah atau dibuat oleh AI. Kini alat ini tersedia untuk semua kreator berusia 18 tahun keata.

MEMBACA  HDMI 2.2 akan diumumkan bulan depan — dan mungkin memerlukan kabel baru

Ask YouTube: Cara Baru Mencari

Pembaruan kedua dari Google terkait YouTube sebenarnya tidak ada di platform itu sendiri, melainkan cara pencarian baru yang terintegrasi dan bersifat percakapan untuk mencari Google dan YouTube sekaligus. Dengan Ask YouTube, pengguna Google akan melihat langsung video YouTube yang relevan di dalam hasil pencarian Google.

Intinya, saat mencari pertanyaan spesifik atau kompleks—misalnya cara mengajari anak naik sepeda—pengguna bisa menonton tutorial atau video terkait langsung dari halaman pencarian dan menjelajahi respons interaktif yang disesuaikan, yang dihasilkan oleh Mode AI Google. Google menyebut fitur ini “benar-benar membayangkan ulang pengalaman mencari.”

Fitur ini masih dalam tahap pengujian dan akan dilun(cur)kan secara luas di Amerika Serikat pada musim panas tahun ini.

Tinggalkan komentar