Gambar:
²Beberapa saat setelah ikut panggilan Zoom sama Eisen, co-founder dan CEO startup itu, Allen Osgood, ngasih kejutan: Negara Bagian New York ternyata menyimpan uang yang seharusnya jadi punya gue. Dengan cara nyari nama gue di database publik, Osgood nemuin kalo gue belum ngklaim dana dari kampus gue—mungkin dari gugatan class action—dan dana itu udah diserahin ke negara dalam proses yang namanya escheatment. Gue sekarang harus ngisi formulir buat ngambil duit gue lagi. Situasi inilah kenapa Osgood bikin Eisen: biar makin sedikit orang yang bernasib kayak gue, yaitu ninggalin aset di rekening random yang dipegang sama pemerintah negara bagian. . .
Eisen jual layanan ke platform jasa keuangan buat ngurusin escheatment sambil tetep nyari pelanggan dan nyegah kejadian itu dari awal. Osgood—sebelumnya manajer produk di Coinbase—fokus banget ke kripto, karena makin banyak negara bagian ngeanggep kripto sebagai properti yang bisa diescheat. Meski jumlah yang dipegang bisa kecil, total duit yang keluyuran jumlahnya besar: Negara-negara bagian==⏤=<trimungkase=<trimungkase=<trimungkin buanyak banget.</b=""> < br kalo ada teges. Selalu hanya teks bahasa Indonesia saja.
This approach requires consistent data form every year