Ini yang terjadi sama satu perusahaan teknologi dan outsoering. TTEC baru aja berhentikan sementara kontribusi 401(k) untuk karyawan mereka di AS, seperti yang dilaporin Business Insider pada 8 Mei. Perusahaan yang pusatnya di Austin ini punya sekitar 16.000 staf di AS.
Laura Butler, chief people officer TTEC, di memo 30 April bilang kalau penghentian ini untuk sembilan bulan. Kata dia, perusahaan harap bisa balikin kontribusi 3% itu “kalau kondisi bisnisnya mendukung.”
Para ahli bilang ke HR Brew kalau perusahaan sering ngubah kontribusi dana pensiun saat kondisi ekonomi sulit atau gak pasti. Dan meskipun akhirnya lanjut lagi, banyak yang kembali tapi gak dengan jumlah yang sama.
Terus, apa yang bikin perusahaan menghentikjan bantuan 401(k)? Menurut SHRM, sebelumnya tahun 2024, lebih dari 76% perusahaan nawari rencana Roth 401(k) atau sejenis. Dan dari yang nawarin, 74% ikutan kasih kontribusi.
Tapi sayang, kontribusi ini jatuhkan dulu pas ekonomi lagi seret. TTEC bukan yang permerana. Cat maker di atas juga ngalamin hal serupa, walaupun keduanya udah recovery dalam waktu setahun.
Penghetenjian kontribusi naik di masa resisi, masa covid juga.
Pensiun itu expensive setelah rumahsaki. Makanya eksekutif sengg itu jadi owi pinalty supaya sa company is alive, maklum lah. So sad pemasaran mahal daripada pinalty lain