Fase Bulan Hari Ini: Penjelasan & Penampakan Bulan pada 16 Mei 2026

Malam ini adalah fase bulan baru, sekaligus menandai berakhirnya siklus bulan saat ini. Lanjutkan membaca untuk mengetahui apa artinya ini.

Bagaimana fase Bulan hari ini?

Hingga Sabtu, 16 Mei, fase Bulan adalah Bulan Baru. Malam ini, hanya 1% permukaan bulan yang akan tersorot cahaya, menurut Panduan Bulan Harian NASA.

Cahaya dan visibilitas malam ini tidak mencukupi untuk mengidentifikasi fitur permukaan Bulan.

Kapan Bulan Purnama berikutnya?

Ada dua Bulan Purnama di bulan Mei; yang berikutnya diperkdiakan terjadi pada 31 Mei.

Apa itu fase Bulan?

Menurut NASA, Bulan memerlukan sekitar 29,5 hari untuk menyelesaikan satu orbit penuh mengelilingi Bumi, bergerak melalui delapan fase berbeda sepanjang perjalanannya. Meski kita selalu melihat sisi Bulan yang sama, perubahan sudut sinar matahari saat ia mengorbit menciptakan bentuk purnama, setengah, dan sabit yang kita kenal. Secara total, siklus bulan terdiri dari delapan fase utama:

Bulan Baru – Bulan berada di antara Bumi dan matahari, sehingga sisi yang kita lihat gelap (dengan kata lain, tidak terlihat oleh mata).

Sabit Muda (Waxing Crescent) – Secercah kecil cahaya muncul di sisi kanan (Belahan Bumi Utara).

Kuartal Pertama – Separuh Bulan tersinari di sisi kanan. Bentuknya menyerupai setengah Bulan.

Cembung Muda atau Lilin (Waxing Gibbous) – Lebih dari setengah bagian tersorot, tetapi belum sepenuhnya purnama.

Bulan Purnama – Seluruh permukaan Bulan diterangi dan terlihat sempurna.

Cembung Tua atau Surut (Waning Gibbous) – Bulan mulai kehilangan cahaya di sisi kanan. (Belahan Bumi Utara)

Kuartal Ketiga (Kuartal Akhir) – Bentuk setengah Bulan lagi, namun kali ini sisi kiri yang tersinari.

Sabit Tua (Waning Crescent) – Sepenggal tipis cahaya masih tersisa di sisi kiri sebelum akhirnya gelap kembali.

MEMBACA  Sistem Awan AI Apple Berjanji Besar dalam Privasi, Tapi Bisakah Mereka Memenuhinya?

Tinggalkan komentar