Apakah kemitraan Apple dengan OpenAI akan segera berakhir?
Menurut sumber internal Bloomberg, Mark Gurman, dan laporan terbaru dari New York Times, raksasa AI OpenAI saat ini dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menggugat Apple terkait perjanjian mereka yang mengintegrasikan ChatGPT ke dalam fitur Apple Intelligence.
Apple baru-baru ini menyetujui penyelesaian senilai $250 juta dalam gugatan class action gagal memenuhi janji-janji AI mereka. (Apple tidak mengaku salah.) Sekarang, OpenAI disebut akan mengeluarkan surat peringatan pelanggaran kontrak kepada Apple.
Pada tahun 2024, OpenAI dan Apple mengejutkan industri dengan bermitra untuk mengelola fitur AI anyar Apple, Apple Intelligence. ChatGPT diharapkan menjadi bagian utama di produk Apple, termasuk iPhone dan MacBook. Namun demikian, OpenAI dikabarkan mulai tidak puas dengan hasil kemitraan yang sudah berlangsung dua tahun ini.
Permasalahan diduga berawal dari strategi Apple mengintegrasikan ChatGPT, yang ternyata tidak berjalan seperti harapan. OpenAI awalnya mengharapkan kemitraan ini bisa mendorong pengguna Apple untuk berlangganan ChatGPT. Sebaliknya, justru sulit bagi pengguna untuk menemukan fiture ChatGPT di Apple Intelligence.
Ditambah lagi, pada Januari lalu Apple mengkonfirmasi kerja sama baru dengan Google untuk mengintegrasikan Gemini sebagai penggerak utama Siri yang sudah ditunggu-tunggu selama ini.
Semua masalah ini menyebabkan OpenAI mempertimbangkan langkah hukum terhadap Apple.
Kita lihat saja apakah OpenAI benar-benar akan melanjutkan langkah hukum ini, atau beberapa faktor lain bisa mendorong mereka kembali ke meja negosiasi. Saat ini, perusahaan AI ini juga tengah menunggu keputusan juri dalam persidnagan terpisah terkait gugatan Elon Musk terhadap bos mereka, Sam Altman.