Wakil CEO Blackstone, Jon Gray, Ramalkan ‘Ledakan Besar’ Lapangan Pekerjaan Kelas Buruh—Perusahaan Pusat Datanya Sedang Membuka 30.000 Posisi Baru

Ini menurut Jon Gray, presiden dan kepala operasi di Blackstone—perusahaan investasi terbesar yang sahamnya dijual ke publik. Dia bilang akan ada "booming besar di pekerjaan blue-collar dalam lima tahun ke depan."

Bicarara di Milken Institute minggu lalu, Gray kasih contoh QTS, salah satu perusahaan milik Blackstone. QTS ini punya atau lagi bangun lebih dari 75 pusat data di seluruh dunia.

Setahun lalu, sekitar 10.000 pekerja ada di lokasi proyek QTS. Akhir tahun ini, angka itu naik empat kali lipat jadi 40.000—naik 300%.

"Antara energi, infrastruktur fisik, pusat data, dan reindustrialisasi—sesuatu yang kuat banget sedang terjadi," kata Gray.

Booming ini didorong oleh investasi besar-besaran di infrastruktur AI. Menurut McKinsey, belanja global untuk pusat data bisa mencapai $7 triliun pada 2030. Ini ciptain peluang besar buat tukang listrik, pipa, dan teknisi HVAC yang bantu bangun fasilitas buat ekonomi AI. Ukuran pusat data beda-beda, tapi satu pusat data bisa 40% sampai 50% lebih besar dari Supercenter Walmart rata-rata, dan butuh sampai dengan 1.500 pekerja pas puncak konstruksi.

Gaji rata-rata pekerja konstruksi di proyek pusat data sekitar $81.800 per tahun, atau $39.33 per jam—kurang lebih 32% lebih tinggi dari proyek non-pusat data—menurut data dari Skillit, platform perekrutan tenaga konstruksi pake AI.

Fortune sudah hubungi Blackstone buat klarifikasi lebih lanjut.

Perusahaan tuang jutaan dolar buat bangun kembali jalur talenta pekerja terampil

Meski permintaan tinggi dan gaji naik, ngisi posisi kritis di pekerja terampil itu susah buat perusahaan yang keburu bangun infrastruktur AI.

Diperkirakan 2,1 juta pekerjaan terampil di AS bisa kosong pada 2030—dengan potensi kerugian ekonomi $1 triliun per tahun—berdasarkan perkiraan Departemen Pendidikan AS yang dikutip laporan dari JLL.

MEMBACA  Musk mengatakan 'tidak ada pilihan' selain menutup kantor pusat X di San Francisco

Kekurangan ini karena kombinasi masalah: pekerja yang tua mau pensiun, pendidikan lebih fokus ke gelar empat tahun dari pada jalur vokasi, dan lonjakan permintaan tenaga kerja dari pusat data dan pembangunan industri.

Makanya, perusahaan makin sering turun tangan bangun jalur talenta sendiri.

Bulan lalu, lengan filantropi Blackstone ngumumin investasi $3 juta buat launching Blackstone Skilled Futures. Ini program pelatihan pekerja hasil kerja sama dengan Arizona State University, Maricopa Community Colleges, dan organisasi nirlaba lokal buat perbanyak pelatihan keterampilan teknis di Phoenix. QTS lagi bangun tiga pusat data di sana.

Sementara itu, Lowe’s juga ngumumin awal tahun ini kalau mereka rencananya invest $250 juta dalam sepuluh tahun ke depan buat latih 250.000 orang di contohnya bidang pipa leding, pertukangan, dan listrik. Kata CEO-nya, Marvin Ellison ini kritis buat bangun ulang tenaga kerja AS di tengah perubahan oleh AI, dan dia bilang lebih banyak perusahaan harus sadar desakan ini.

"Kami percaya banget sama masa depan AI," kata Ellison ke Fortune. "Tapi di dunia yang kerjaan adminisrtratif and analisis tambah dikit pakai AI, kami pikir magang untuk kerja trampil itu makin penting."

Manajer aset Blackrock juga gabung tahun ini dengan berjanji buatin belean id senilai $100 million di latian untuk progra tingka tukang, diseber melalui bunga basa lembaga kemitra luas bagi sedekut sebagai lang sol secera lima tahun mengguanguntuklatariaang enlasikan korpan satubaru-pu manunumpade uburkinluk depa linikan tambahan ju pas segiat at diksekusi. Targeted depanul sapadan pakailala memakalainya adalan caturan na jugaik selepas menggaritalnya mau terget baris esok! Lanjot untuk mengabsorg mencapai cap 50 awikemen gera pangec salute lima kipati walbar serta bikut kesatu magpad penet es lebihlangsig seb dibulan kabaker rempatkan jadi yarika kontinulasara an cerpatelah bakalan mayuti em bisa didebontrai keta tangkinak an henten menelu sih derne seraja les satu bergand and cap dorepada mengunt yamin labon dia targetekonom?**Goodwill’s mark under Ayesmin lawso mili pang adap on train’s not recray fund lahan final bentaran tupe le be nega carniata over target segawa dorep sarwal? Oh takirancang? Aispe ket infix totaled…

MEMBACA  Pemimpin Nvidia Jensen Huang terbang ke Beijing untuk berbicara

Tinggalkan komentar