Dana Pemulihan Rp9 Triliun Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penyerahan denda administrasi dan uang negara yang berasil diselamatkan senilai Rp10,27 triliun (US$586,9 juta) dari Jaksa Agung S.T. Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Rabu.

Presiden Prabowo dalam sambutanya memuji Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang berhasil memulihkan uang negara. Menurutnya, dana itu bisa dipaka untuk merenovasi 5.000 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

“Dengan Rp10 triliun, kita bisa menyelesaikan pembangunan sekitar 5.000 puskesmas, karena ada 10.000 puskesmas yang perlu diperbaiki,” kata Presiden Prabowo.

Beliau juga menambahkan, dana yang diperoleh kembali itu akan dipakai untuk meningkatakan fasilitas umum seperti sekolah, tansportasi, dan layanan kesehatan, teristimewa di daerah-daerah terpencil.

Menurut Prabowo, upaya ini bertujuan untuk memastikan warga di wilayah pelosok bisa mendapat kualitas layanan publik yang sama seperti yang tinggal di perkotaab.

“Kita memperbaiki fasilitas umum dengan uang yang, kalo tidak dikembalikan, pastinya udah hilang ke tangan koruptor, pencuri, dan perampok,” tegasnya.

Selain denda administrasi, Jaksa Agung Burhanuddin – yang juga menjadi Wakil Ketua Pertama Tim Arahan Satgas PKH – menyerahkan tanah taman nasional yang berasil direklamasi seluas 2.373.171,75 hektare kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Beliau juga menyerahkan hasil perampasan perkebunan sawit tahap ke-7 oleh Satgas PKH, dengan luasan yang sama, yaitu 2.373.171,75 hektare, kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

MEMBACA  Sekretaris Pribadi Atalia Ridwan Kamil, Suci Fauzi Karenina Terdaftar sebagai Calon di Pemilihan Kepala Daerah Cianjur

Tinggalkan komentar