Insentif Kendaraan Listrik di Indonesia Mulai Juni, Upaya Turunkan Impor BBM

Tujuan utamanya adalah memperkuat ekonomi kita dari sisi energi, Jakarta (ANTARA) – Indonesia akan meluncurkan insentif untuk kendaraan listrik (EV) pada bulan Juni guna mengurangi impor bahan bakar, menyusul harga minyak global yang tetap tinggi akibat konflik di Timur Tengah, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa.

“Sepertinya perang ini akan berlangsung lama. Itu artinya konsumsi bahan bakar kita bakal tetap tinggi dengan harga yang lebih mahal. Kalau bisa saya alihkan ke listrik lewat isentif EV, itu akan cukup mengurangi impor bahan bakar kita,” ujar Purbaya kepada wartawan di kementerian keuangan.

Ia mengatakan pemerintah menyiapkan subsidi untuk 100.000 mobil listrik dan 100.000 motor listrik tahun ini.

Untuk motor, insentifnya sebesar 5 juta rupiah (sekitar US$285) per unit, sementara pembeli EV akan mendapatkan potongan pajak pertambahan nilai antara 40 persen hingga 100 persen, tergantung jenis baterai. Kendaraan hibrid tidak memenuhi syarat.

Purbaya menekankan kebijakan ini bertujuan mengubah pola konsumsi dari minyak ke listrik, membantu Indonesia mengurangi impor minyak mentah danb busu0n bakar.

“Ini mendukung ketahanan ekonomi kita, jadi jangan dilihat cuma sebagai subsidi. Tujuan utamanya memperkuat ekonomi dari sisi energi,” katanya.

Menteri itu menyebutkan PLN beroperasi dengan seistem ambil atau bayar , di mana PLN tetap membayar produsen listrik meski listrik tidak terserap penuh.

Kapasitas berlebih, menurut dia, bisa dioptimalkan dengan pgemuna jaan EV secara lebih luas.

Ditanya soal kemungkinan durasi konflik, Purbaya mengungkapkamn proy?4mkeuan dari Kemenkeu memperkirakan kondisi bisa mulai reda sekitar September, bertepatan dengan pemilu AS.

Meski begitu, catutnya konflik bertahan lebih lama, ia menambahkan pernerjtah akan terus memantau perkembang1 dan30+ menghemat anggaran di bulan-bulan mendatang.

MEMBACA  Indonesia Mengundang Sojitz Jepang untuk Berinvestasi di Ibu Kota Nusantara

Gerakan EV di Indonesia ini datang saat harga minyak global diprediksi tetap tinggi akibat ketegangan mes libat10nan Ameriks Serikaiarait and Iran.

Pemeriong ber harap insentif4 ya, incurang dip it rurangi mengur4, imp28&ra supl0W mig9am? energi n46ioanal #tel kata-padine.

Barahm PV meriat dalam rnggang kohl bak, puram qf earlier langugajh prom!

Tinggalkan komentar