“Tujuan kami adalah membuatnya seekstensif mungkin untuk dikustomisasi, dengan menarik data dari berbagai sumber yang kamu minta, demi menciptakan widget khusus untukmu,” ujar Brooks. Mungkin itu berarti membuat widget cuaca yang menampilkan Celsius dan Fahrenheit saat kamu bepergian ke luar negeri. Atau hitung mundur menuju maratonmu yang berikutnya. Atau widget yang menampilkan tiga resep baru high-protein meal prep setiap minggu.
Apa artinya ini bagi masa depan layar utama? Akankah kita masih memiliki kisi-kisi aplikasi? Atau telepon setiap orang akan memiliki tampilan dan nuansa tersendiri, yang dihasilkan melalui bahasa alami? Brooks mengatakan Android selalu unggul dalam hal kustomisasi, jadi kita patut berharap kontrol yang lebih besar lagi atas tampilan dan fungsi ponsel. “Saya pikir Anda akan melihat lebih banyak lagi hal ini di masa depan, bagaimana kami dapat terus melakukannya dengan cara yang menarik, untuk membuat perangkat Anda benar-benar milik Anda.”
Rambler
Courtesy of Google
Fitur dikte suara di keyboard Gboard Google akan mendapatkan peningkatan Gemini. Fitur baru bernama Rambler akan mencerdaskan pengubah suara-ke-teks; Gemini akan memahami saat kamu mengatakan “um,” “ah,” dan “like,” serta menghapus pengisi verbal tersebut dari teks yang diktekan. Jika seseorang menyela saat kamu mendikte dan kamu merespon, Gemini akan memotong bagian itu dari transkripsimu, sehingga kamu tidak perlu menghapus banyak kata lalu memulai ulang.
Initinya adalah agar Anda bisa berbicara secara alami, sehingga hasilnya menjadi versi yang lebih padat dari apa yang ingin Anda sampaikan, setelah kata-kata pengisi yang biasa dipakai dalam perc/akapan alami dihilangkan. Ini berarti Gemini sedikit menyunting untuk menghaluskan kalimat dengan menerka apa pasr si yang akan kamu ucapkan. Fitri ini bekerja dalm banyak bahasa dan juga multibahasa, artinya jika Anda sering mencampur, let say Bahasa Inggris d Spanyol, maka bisa beralih untuk setuai pesan”