Burung Tak Pernah Memiliki Sayap ‘Sempurna’, Temuan Studi

Fisiologi burung sangat mendukung kemampuan terbang: ukuran tubuh yang kecil, tulang berongga, serta bulu simetris pada sayap dan ekor. Sekilas, evolusi burung seolah dioptimalkan untuk terbang, tetapi studi baru menunjukkan gambaran yang lebih rumit dari yang terlihat.

Kesimpulan studi terkini di Nature Communications terdengar agak kontra-intuitif: sebagian besar sayap burung ternyata tidak dirancang untuk efisiensi terbang maksimal dan tidak selaras sempurna dengan cara mereka terbang. Lebih mengejutkan lagi, burung dengan bentuk sayap paling optimal dalam penelitian ini adalah kolibri dan penguin—padahal penguin menggunakan sayapnya untuk berenang, bukan terbang di udara. Para peneliti menganalisis 1,139 gambar sayap burung menggunakan metode yang memungkinkan mereka menguji performa relatif berbagai bentuk sayap tanpa prasangka tentang bentuk sayap “optimal”.

“Bagi banyak burung, kendala fungsional dalam terbang—kebutuhan menghasilkan daya angkat, mengatasi hambatan udara, dan bermanuver tajam—tidak terlalu memengaruhi bentuk sayap,” kata Benton Walters, peneliti doktoral di University of Bristol, Inggris, kepada Gizmodo. “Pada beberapa kelompok, tekanan ini menghasilkan evolusi bentuk sayap optimal, tetapi ini pengecualian, bukan aturan.”

Dua sayap dan setitik harapan

Ada perdebatan sengit dan mengejutkan tentang mengapa beberapa hewan berevolusi untuk terbang. Diskusi ini sudah ada sejak tahun 1880-an, tetapi hipotesisnya tidak bisa diuji, sehingga dianggap “perdebatan sia-sia” oleh mendiang ahli ornitologi John Hutchinson dalam blognya untuk Museum Paleontologi University of California. Oleh karena itu, para peneliti lebih fokus pada fitur apa yang memungkinkan terbang. Bagi burung modern, sayap adalah “struktur penopang terbang,” tulis jurnal itu, dan burung menunjukkan “keragaman gaya terbang serta variasi bentuk sayap yang tinggi.”

Namun semakin dalam para peneliti menyelidiki keragaman ini, semakin tidak yakin mereka pada jalur evolusi yang menghasilkan sayap burung modern.

MEMBACA  Pengadilan menghukum politisi sayap kanan jauh Jerman karena menggunakan slogan Nazi

Sayap diciptakan… untuk terbang?

Walters dan rekannya berusaha menguji asumsi tradisional—dan bisa dibilang intuitif—bahwa sayap burung berevolusi menjadi paling optimal untuk terbang. Selekreasi alam menetapkan bahwa semakin cocok hewan dengan lingkungan dan gaya hidupnya, semakin besar peluang bertahan hidup. Jika terbang membantu burung menghindari predator atau cuaca dingin dan menemukan makanan lebih baik, bukankah ada insentif alami bagi sayap untuk menjadi versi terbaiknya?

“Ini disebut pemikiran adaptasionis,” kata Walters ke Gizmodo. “Karena terbang adalah mode perjalanan yang menuntut banyak energi dan telah mengubah pola tubuh burung secara ekstensif selama sekitar 100 juta tahun keberadaan mereka, seharusnya burung berevolusi dengan bentuk sayap optimal.”

Definisikan ‘optimal’

Namun biasanya sangat sulit, bahkan mustahil, menentukan apakah seekor hewan optimal, karena tidak ada cara untuk mengetahui dari pengamatan hewan hidup saja apakah bentuk terbaik yang teramati adalah yang terbaik secara keseluruhan, kata Walters. Untuk mengatasi tantangan ini, tim memilih analisis ruang bentuk teoretis (theoretical morphospace analysis). Metode ini mengidentifikasi bentuk evolusioner terbaik untuk gaya terbang tertentu, tanpa mengasumsikan bentuk sayap burung saat ini adalah yang paling optimal dan sempurna.”

Contoh alur kerja analisis ruang bentuk teoretis. © Walters et al., 2026

Studi ini menganalisis 1,139 gambar sayap burung dan juga mempertimbangkanya gaya terbang “spesialis” seperti dynamic soaring dan gaya terbang spesies yang bermigrasi jarak jauh, kata Walters. Seperti dpt diduga, burung yang tidak bisa terbang seperti burung unta memiliki sayap yang “cukup tidak optimal,” tambah pelitan. Sementara ragui harus C adalah spesialisasi Dan lainnya Contoh loren dim. Men lain akan tem lama Ap namun dan stui berbagai hasil baru pe ring kata penelitian nemu eks kerja oleh sejum, sebelumnya p titik tahana b Tema telah optimi. Sa lainnya kad menj ling k But ini di bent arah kemudian dari.

Tinggalkan komentar