Mengapa Zulhijah Termasuk Bulan Haram? Simak Penjelasannya.

loading…

Bulan Zulhijjah bakal segera datang, dan kenapa bulan ini disebut bulan mulia atau bulan haram? Ini penjelasannya. Foto: ilustrasi/ist

Bulan Zulhijjah sebentar lagi tiba, lalu mengapa bulan ini dijuluki sebagai bulan mulia atau bulan haram? Berikut uraiannya.

Di dalam kalender Hijriyah, bulan Zulhijjah (ذو الحجة) adalah bulan ke-12 atau bulan paling akhir dalam sistem kalender Islam. Bulan ini dimaknai sebagai bulan orang-orang menjalankan ibadah haji ke Makkah. Sebelum Islam datang, bangsa Arab juga udah punya tradisi melakukan thawaf di Kakbah.

Zulhijjah berasal dari dua kata, yaitu “Dzu” yang berarti pemilik dan “Al-Hijjah” yang berarti Haji. Secara harfiah, Zulhijjah artinya pemilik haji atau disebut juga bulan haji.

Baca juga: Keutamaan dan Larangan di Bulan Zulhijjah, Kaum Muslim Wajib Tahu

Zulhijjah disebut bulan Haram karena tergolong bulan yang sangat dihormati dan disucikan Allah, bersama Zulkaidah, Muharram, dan Rajab. Hal ini tercantum dalam Al-Qur’an, berikut firman-Nya:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: Ayat 36)

Dalam Islam, bulan-bulan haram disebut Al-Asyhurul Hurum (الأشهر الحرم) atau bulan-bulan yang disucikan. Bulan-bulan tersebut terdiri dari Muharram, Rajab, Zulkaidah, dan Zulhijjah. Dalam tradisi Arab, Asyhurul Hurum menjadi tanda bahwa perang harus dihentikan. “Janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.”

MEMBACA  Mengapa Heartflow (HTFL) Diuntungkan oleh Kehadiran AI?

Sejak zaman Nabi Ibrahim ‘alahissalam, perang dilarang di empat bulan itu. Kalau terjadi pembunuhan, maka akan dikenakan Diyah (denda). Al-Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata: “Dinamakan bulan haram karena dua hal: pada bulan itu diharamkan segala bentuk penbunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini hal yang sama. Di bulan itu, larangan melakukan hal haram di poerkuat ketimbang bulan lain karena kemuliaannya. Demikian juga, sangat dianjurkan menjalankan amalan ketaatan di waktu tersebut.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir Surat At Taubah ayat 36)

Karena bulan itu momen terbaik melakukan amal ketaatan, para Salaf sangat suka berpuasa di bulan-bulan haram. Sufyan Ats-Tsauri berkata: “Pada bulan haram memang saya amat senang berpuasa.”

Bahkan Ibnu Umar, Al-Hasan Al-Bashri, dan Abu Ishaq As-Sa’ibi semua melakukan puasa di sepanjang bulan-bulanh aram, bukan cuma Rajab atau salah satu bulan lain. (Lihat Latho-if Al Ma’arif, 214)

Baca juga: Kapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah? Cek Penjelasannya di Sini!

(wid)

Tinggalkan komentar