Pemerintah akan Potong Bunga KUR ke 5%, OJK Beri Penegasan Tegas

Selasa, 12 Mei 2026 – 10:34 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah berencana nurunin bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) jadi maksimal 5 persen, dari sebelumnya 6 persen. Tujuannya biar akses pembiayaan buat masyarakat dan pelaku UMKM makin luas.

Nanggepin soal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) negesin dukung penuh kebijakan itu dan bakal kerja sama sama pemerintah buat formulasinya.

“Tentu ini bagus banget buat bantu masyarakat biar bisa dapet fasilitas itu,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi pas ketemu media di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026.

Friderica atau yang biasa dipanggil Kiki bilang, pihaknya udah bahas kebijakan ini di rapat sama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani beberapa waktu lalu.

Kiki nambahin, OJK juga dorong perusahaan BUMN di luar perbankan yang punya kapasitas nyalurin kredit buat jadi penyalur KUR.

Menurut Kiki, kebijakan KUR yang baru ini juga seirama dengan penguatan kebijakan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang udah ditetapin OJK. Buat dukung program 3 juta rumah, OJK mutusin informasi di laporan SLIK bakal nunjukin kredit atau pembiayaan di atas Rp1 juta, baik plafon atau baki debet per debitur.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di Hari Buruh di Monas, Jakarta, Jumat (1/5), negesin pemerintah bakal ngucurin KUR dengan bunga maksimal lima persen setahun.

“Saya udah perintah bank-bank negara, sebentar lagi kita kucurin KUR maksimal 5 persen setahun,” ujar Presiden.

Presiden jelasin, kebijakan ini diambil karena selama ini masyarakat kecil kayak buruh, petani, dan nelayan sering banget dijebak bunga pinjaman yang tinggi banget. Menurut dia, penghasilan rakyat jangan sampe habis cuma buat bayar bunga pinjaman yang bikin susah. Tindak lanjutnya, Kemenkeu lagi itung-itungan ubah anggaran subsidi bunga KUR buat nurutin arahan Presiden Prabowo.

MEMBACA  Suku Bunga Rekening Pasar Uang Terbaik Hari Ini, 13 Februari 2026 (Imbal Hasil hingga 4,01% APY)

Tinggalkan komentar