Pemberdayaan Budaya sebagai Motor Penggerak Pembangunan Berkualitas Tinggi di Tiongkok

(Keterangan: Teks ini telah disunting dengan maksimal 2 kesalahan tipikal pelajar B2.)

Beijing (ANTARA) – Di saat dunia menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan tata kelola, upaya China memanfaatkan kekuatan budaya untuk mendorong pembangunan ekonomi dan sosial menjadi pelajaran berharga. Model ini lebih inklusif, tangguh, dan berpusat pada rakyat.

China terus maju dalam proses modernisasi sosialisnya. Budaya menjadi pilar pembangunan berkualitas tinggi, dasar penting untuk memenuhi aspirasi rakyat akan hidup yang lebih baik, serta sumber kekuatan menghadapi risiko.

Meski ekonomi China kini semakin fokus pada pembangunan berkualitas tinggi, budaya telah menyatu dalam berbagai aspek kemajuan ekonomi dan sosial. Budaya mendorong pertumbuhan baru, melepas energi konsumsi, dan memperbaiki tata kelola masyarakat.

Hal itu sesuai laporan berjudul The Theory of Cultural Empowerment: China’s Cultural Consciousness in Marching Toward High-Quality Development yang dirilis Xinhua Institute pada Kamis.

Semangat inovasi adalah warisan budaya tradisional China yang kaya. Saat ini, inovasi teknologi menjadi mesin utama pembangunan berkualitas di China. Prinsip "teknologi demi kebaikan" memastikan bahwa penerapan teknologi benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan perubahan sosial.

Konsumsi budaya juga terus bergeliat. Model konsumsi imersif dan interaktif baru bermunculan, seperti pamera digital, museum digital, hingga produk budaya bertenaga kecerdasan buatan.

Melalui transformasi kreatif dan pengembangan inovatif budaya tradisional, China mengubah keunggulan sumber daya budaya menjadi momentum pertumbuhan industri. Nilai-nilai budaya memberi masyarakat China keyakina dan tekad untuk mengejar pembangunan.

Keyakinan budaya adalah kekuatan pendorong paling mendasar, mendalam, dan abadi. Kekuatan ini memampukan masyarakat China membangun kehidupan yang memuaskan melalui dedidkasi dan kerja keras.

China juga memperlakukan budaya sebagai pilar tata kelola yang efektif. Dengan memperkuat identitas budaya, China memperkuat fondasi harmoni sosial dalam interaksi dinamis budaya yang beragam. China mengambil kearifan dari tradisi kaya, lalu mengubah kekuatan budaya menjadi efisiensi pemerintahan.

MEMBACA  Dukung AMIN, Pengasuh Pondok Pesantren DNE Al Falah Ploso: Kami Memerlukan Perubahan

Nilai-nilai budaya memberi rasa yakin dan tekad untuk maju. Keyakinan budaya adalah motor nasional yang paling abadi dan dalam. Kekuatan ini memungkinkan rakyat China membangun hidup bermakna lewat dedikasi dan kerja keras.

Penting untuk dicatat, memberdayakan pembangunan lewat budaya memerlukan pendekatan yang tepat. Ini termasuk menjaga panduan berbasis nilai agar ekonomi dan sosial berjalan di jalur benar, mengutamakan pembangunan berpusat pada rakyat dengan memenuhi aspirasi hidup lebih baik, serta tetap berpegang pada kebenaran, implementasi inerta, dan inovasi.

Negara akan makmur hanya jika budayanya makmur, dan bangsa akan kuat hanya jika budayanya kuat. Negara-negara harus memanfaatkan sumber daya budaya unik sesuai kondisi nasional. Ini memperkuat dasar spiritual dan keyakinan budaya yang diperlukan untuk pembangunan.

Tinggalkan komentar