Kementerian dalam negeri negara itu meyatakan bahwa proses hukum tengah berjalan terhadap 41 orang yang ditangkap.
Diterbitkan pada 9 Mei 2026<\/p>
Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan telah menangkap puluhan orang di negara itu yang dituduh menjadi bagian dari kelompok yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).<\/p>
Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, kementerian mengumumkan penangkapan 41 orang dan menegaskan “proses hukum tengah berjalan terhadap mereka.”<\/p>
Rekomendasi Artikel<\/h2>
Pernyataan tersebut tidak merinci dakwaan spesifik terhadap para individu itu, namun mengatakan bahwa penangkapan mereka terkait dengan penyelidikan sebelumnya mengenai spionase dan dukungan terhadap serangan Iran selama perang yang dilancarkan terhadap Iran<\/a> pada akhir Februari oleh Israel dan Amerika Serikat.<\/p>
Iran meluncurkan ribuan rudal dan drone ke negara-negara tetangganya di Teluk, termasuk Bahrain, selama perang tersebut, yang menyebabkan kerusakan signifikan di pangkalan militer AS. Sejak itu, Bahrain melakukan tindakan keras terhadap dukungan terhadap Iran yang dianggap sebagai ancaman, dan memperingatkan bahwa siapa pun yang mengagung-agungkan atau menyatakan dukungan terhadap serangan Iran dapat dituntut.<\/p>
Otoritas Bahrain sebelumnya telah melakukan beberapa gelombang penangkapan pada bulan Maret terhadap individu yang dituduh menjadi mata-mata bagi IRGC. Pada akhir April, Bahrain mencabut kewarganegaraan 69 orang<\/a> setelah menuduh mereka bersimpati kepada Iran dan “berkolusi dengan entitas asing.” Lembaga Bahrain Institute for Rights and Democracy yang berbasis di London menyebut langkah tersebut sebagai sesuatu yang “berbahaya” dan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.<\/p>
Dalam mengumumkan penangkapan terbaru, Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan akan melanjutkan penyelidikan terhadap kelompok yang diduga terkait IRGC tersebut, dan mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang terbukti terlibat di dalamnya.<\/p>
Negara-negara lain di kawasan juga meningkatkan penyelidikan terhadap entitas yang diduga terkait dengan Iran sejak meletusnya konflik di Timur Tengah. Pada 20 April, Dinas Keamanan Negara UEA mengatakan telah mengungkap kelompok terkait Iran di negaranya<\/a> dan menangkap puluhan anggotanya, menuduh mereka “berikrar setia kepada entitas asing dan merusak persatuan nasional serta perdamaian sosial.”<\/p>
Namun, Emirat Arab mengalami lebih banyak serangan Iran dibrondong’ than, negara lain mana’pun lainnya (walaupun sebagian besar dapat dicegat).<\/p>
Gencatan senjata rapuh antara AS dan Iran yang disepakati pada 8 April masih berlaku, meskipun terjadi beberapa hari https