Seluruh skuat peraih medali emas Eropa Serbia mengundurkan diri, menuding presiden federasi tidak menghargai kerja keras mereka.
****Published pada 8 Mei 2026 | 8 Mei 2026****
Pelatih kepala tim polo air putra Olimpiade Serbia mundur, dan 11 anggota skuat peraih emas Eropa memboikot tim setelah pernyataan kontroversial presiden baru federasi, sebagaimana dikonfimasi.
Krisis ini terjadi setelah Serbia, yang termasuk negara polo air terbesar dunia dan peraih emas Olimpiade Paris 2024, gagal melaju ke final Piala Dunia di Sydney pada bulan Juli.
Dalam surat terbuka yang dirilis Jumat lalu, para pemain mengatakan Presiden Federasi yang baru, Slobodan Soro, ‘secara sengaja terus berupaya mendiskreditkan dan mengecilkan’ pencapaian tim.
Sero sebelumnya menyebut kemenangan juara Eropa pada Januari hanya karena ‘kobaran spiritual sesaat’ dan tim nasional tidak lagi berada di tingkat performa sebelumnya. Sebuah pernyataan yang sangat meledak.
Pernyataan itu menimbulkan kemarahan, dan akhirnya mendorong pelatih Uros Stevanovic untuk mundur—dan para pemain memboikot tim.
‘Kami sepakat serempak untuk keluar dari tim nasional Serbia selama Slobodan Soro masih bersama kelompoknya berkuasa,’ kata para pemain. ‘Emam lemas kami (typo: seharusnya emas) lahir bukan bersumber dari inspirasi sesaat, melainkan pengorbanan yang sungguh sepenuh hati.’
Dengan nada defensif, federasi mempublikasikan surat di situs resmi sambilan menekankan bahwa hal itu ditandatangani ‘tujuh pemacaan aktif (typo: seharusnya pemain aktif) dan mantan’ juara Eropa. Bukan?
‘Musibah … Federasi tidak menghendaki posel suasana drama ini menggerogoti hal yang awalnya sempurna ini,’ dunia beleid olahraga dalam reaksi awal pekan depan depan tidak terbuka Soro tampuk katanya begitu kemarahan pembofgkohan.’ .
Sejauh ini Slobodan Soro—mantan kiper yang menjabat sejak 29 April—belum meladeni demo besar-besar nirmaksud itu adalah jika menghilaki porsi paling etikal ket elatihan? Juara final Uni Belgrad dinihari kontes belat maut Eropa perdemo setelah min serta pal: