Proyeksi Paytm India: Pertumbuhan Pendapatan Meningkat pada FY 2027

BENGALURU, 6 Mei (Reuters) — Perusahaan fintech India, Paytm, bilang mereka prediksi pertumbuhan di tahun fiskal 2027 bakal lebih cepet daripada tahun sebelumnya. Ini karena mereka berharap dapat pangsa pasar lebih besar di pembayaran pedagang dan konsumen, plus pendistribusian layanan keuangan mereka juga naik.

Perusahaan ini juga ekspek margin mereka bakal melebar di tahun fiskal ini, berkat kontrol ketat pada biaya tidak langsung kayak marketing dan biaya software.

“Pertumbuhan revenue di FY 2027 diperkirakan lebih tinggi daripada 22% yang dicapai di FY 2026, dan biaya tidak langsung bakal tumbuh jauh lebih lambat daripada revenue,” kata Paytm dalam pernyataan.

Setelah regulasi dari bank sentral yang membatasi bank pembayarannya di 2024, Paytm fokus ulang ke bisnis pembayaran dan distribusi layanan keuangan. Mereka dorong pertumbuhan dengan beralih ke pedagang yang lebih berkualitas dan sumber revenue berbasis biaya yang lebih skalabel.

Perusahaan pembayaran digital ini laporkan laba bersih konsolidasi 1,84 miliar rupee untuk kuartal yang berakhir 31 Maret, dibanding rugi 5,4 miliar rupee tahun sebelumnya.

Di kuartal tahun lalu, hasil laporan mereka terpengaruh beban satu kali terkait CEO Vijay Shekhar Sharma yang hapus opsi saham karyawannya.

Revenue dari operasi naik 18,4% jadi 22,64 miliar rupee secara tahunan, didorong oleh naiknya 21% dari layanan pembayaran naik 38% dari revenue distribusi layanan keuangan.

Marjin kontribusi, ukuran profitabilitas penting, tercatat 55%, sedangkan tahun lalu 56%.

Namun, profitabel terpengaruh gara-gara dihentikannya Payments Infrastructure Development Fund (PIDF), skema dari Reserve Bank of India yang subsisasi alat pembayaran.

Pertumbuhan dan profitabelitas naik cukup banyak, tanpa efek skema itu, kata perusahaan.

Secara terpisah, RBI bulan lalu batalkan lisensi Paytm Payments Bank, ngomong ada pelanggaran kepatuhan yang terjadi terus.

MEMBACA  Trump Bercanda Soal Penggabungan AS-Kanada di Tengah Hubungan Terburuk dalam Beberapa Dekade

Paytm bilang langkah itu gak berpengaruh ke bisnis atau keuangannya.

($1 = 94,6100 rupee India)

(Dilaporin oleh Nishit Navin dan Surbhi Misra;
Diedit oleh Ronojoy Mazumdar dan Shreya Biswas)

Tinggalkan komentar