loading…
Kemnaker dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melakukan perjanjian kerja sama untuk menyalurkan mantan narapidana ke pasar kerja. Foto/Dok
JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) baru saja tanda tangan perjanjian kerja sama buat bantu mantan narapidana biar bisa dapet kerjaan di pasar kerja. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, bilang kerja sama ini fokus ke tugas-tugas bareng di bidang imigrasi, pemasyarakatan, dan ketenagakerjaan. Tujuannya biar proses transisi warga binaan dari penjara ke dunia kerja bisa jalan dengan lancar dan maksimal.
“Kita mau pastikan, lewat kebijakan dan perlakuan khusus, warga binaan itu bisa balik kerja atau malah buka usaha sendiri di masyarakat,” kata Cris dalam pernyataan resminya hari Kamis, 7 Mei 2026.
Baca Juga: Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker bilang: Jauh di Bawah Standar Global
Cris juga nambahin, setiap warga negara punya hak konstitusional buat dapetin pekerjaan dan kehidupan yang layak, seperti yang udah diatur di UUD 1945. Hak ini berlaku buat semua orang, termaasuk mereka yang lagi punya masalah sosial, hukum, atau ekonomi.
Dia ngejelasin juga, sejak awal 2025 Kemnaker udah bikin Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus. Direktorat ini punya wewenang buat bantu kelompok tenaga kerja spesial, termasuk mantan warga binaan, supaya dapet akses kerja yang adil dan bikin lingkungan kerja nambah inklusif.