Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, bilang pemerintah Indonesia lagi nyiapin tenaga kerja terampil buat ngisi kebutuhan ‘green jobs’ yang makin besar, seiring dengan berkembang pesatnya industri kendaraan listrik.
Dalam pernyataan hari Rabu, dia bilang transisi ke ekonomi hijau itu nggak terelakan. Sektor kendaraan listrik jadi pilar utama ekosistem industri hijau masa depan.
Menurutnya, pertumbuhan pasar EV yang cepat ningkatin permintaan buat pekerja yang ahli di teknologi otomotif listrik, digitalisasi, sama jasa pendukung indusri hijau.
Data Gaikindo nunjukin penjualan mobil listrik naik dari sekitar 10.000 unit di tahun 2022, jadi lebih dari 100.000 unit pada 2025.
Afriansyah tambahin, kementeriannya berkomitmen ningkatin kualitas SDM sebagai bagian dari Asta Cita, delapan misi utama pemerintah, dan visi Indonesia Emas 2045 di bawah Presiden Prabowo.
Salah satu upayanya kerja sama dengan Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di bidang pelatihan tenaga kerja.
Pada 2023, HMMI kasih sumbangan lima kendaraan buat dukung pelatihan otomotif di Balai Besar Pelatihan Vokasi Bandung.
Dia ngomong, kerja sama pemerintah, industri,
dan lembaga latihan itu penting banget buat bangun tenaga kerja yang siap di pekerjaan hijau masa depan.