Desakan AS bagi Pemimpin Lebanon dan Israel untuk Bertemu Berpotensi Memicu Ketegangan | Berita Serangan Israel ke Lebanon

Beirut, Lebanon – Sementara pertempuran terus berkecamuk di Lebanon selatan, tekanan kian meningkat terhadap Presiden Joseph Aoun untuk mengadakan pertemuan langsung dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Sebuah peristiwa yang berpotensi memperuncing ketegangan internal di negara tersebut.

Meskipun belum ada tanggal yang ditetapkan, Aoun dari Lebanon dikabarkan akan mengunjungi Gedung Putih pada akhir Mei, sebulan setelah perundingan langsung pertama antara Israel dan Lebanon dalam beberapa dekade—langkah yang telah memecah opini publik Lebanon.

Keputusan untuk memulai perundingan langsung dengan Israel ini, terutama sekali, memicu kemarahan Hizbullah, kelompok politik dan militer yang didukung Iran. Hizbullah sama-sama ingin mengakhiri perang, namun mereka lebih memilih perundingan tidak langsung untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk penarikan pasukan Israel dari tanah Lebanon.

Para analis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tensi domestik di Lebanon membuat peluang pertemuan antara Aoun dan Netanyahu di Washington sangatlah kecil, sebab pertemuan semacam itu kemungkinan tidak akan mendapatkan dukungan lintas-komunal yang luas di Lebanon.

“Dorongan untuk mengadakan pertemuan puncak Aoun–Netanyahu ini digerakkan oleh kalender dan keinginan Washington untuk mendapatkanbuah tangan berupa capaian yangs dapat dilihat,” ujar Dania Arayssi, analis senior dari New Lines Institute for Strategy and Policy kepada Al Jazeera. “Gencatan senjata 26 April akan berakhir pada 17 Mei, Kedutaan Besar AS di Beirut kini secara publik mengkondisikan bantuan Amerika terhadap terselenggaranya pertemuan ini, dan pemerintahan Trump sedang mencari momen serupa Perjanjian Abraham—sebuah kesempatan foto yang merepresentasikan Lebanon sebagai country berikutnya setelah gencatan fis Iran.”Israeli Provocations

Israel memulai perang melawan Lebanon sejak Oktober 2023, sehari setelah dimulainya agresi di Gaza. Gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah sempat disepakati pada November 2024, namun Israel terus menyerang Lebanon secara periodik, melanggar gencatan sebanyak lebih dari 10.000 kali dalam 15 bulan.

MEMBACA  Dukungan Samar Kamala Harris untuk Zohran Mamdani: "Saya Mendukung Kandidat Demokrat di Ajang Ini"

Hizbullah akhirnya bereaksi pada 2 Maret, menyusul tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dua hari sebelumnya. Dalam invasi darat, Israel secara sistematis menghancurkan kota dan desa di Lebanon selatan. Sejak Maret lalu, lebih dari 2.700 jiwa meregang, termasuk lebih dari 100 tenaga kesehatan. Lebih dari 1,2 juta jiwa terpaksa meninggalkan rumah mereka, masih ada perintah pengungsian baru.

Tak sedikit yang melihat Pemerintahan Trump bergerak terlalu cepat demi mengamankan lanc-nya momenbertemunyaAound an Neth“yang—Untuk mencapai penggelarihas fotoo,” tandah Boldest. Si diper, M = … yang bertingg yang sul, e menawan befora lawawa sebagai kecepatandal
Teep kembali N} } Issa menyatakan bahwa ia meyakini akan lebih bermanfaat jika Aoun merinci tuntutannya dan Netanyahu mau mendengarkannya.

Akan tetapi, menurut para analis, sejumlah pihak di pemerintahan AS memahami betapa sensitifnya untuk memaksakan pertemuan semacam itu di antara Israel dengan Lebanon.

“Beberapa orang di pemerintahan AS menyadari bahwa pertemuan seperti ini justru akan mendestabilisasi Lebanon, dan mereka maklum bahwa langkah seperti itu kurang bijaksana untuk diwujudkan saat ini, mengingat situasi yang merah membara, agresi-agresi yang masih berangsung, serta kehancuran tafsir di Lebanon ujar— ujar Houry.

T (salah ketik) idak ada dukungan Saudi utuk pertemuan

Ketiadaan dukand adalah bukan homom konse rumah terletak mencakpı secara langsung faktor ek ronal, melamp:&

Teka ak berk

Tekanan ac ant –

tern Yang nyah kecii antara tul

Tinggalkan komentar