Singapura (ANTARA/PRNewswire) – Merayakan Hari Kekayaan Intelektual Dunia 2026, PitchMark® hari ini meluncurkan Ideas.Exchange, platform pertama dari jenisnya yang dirancang untuk membantu kreator mengklaim atau memepertahankan hak kekayaan intelektual, melisensikan ide, dan meresmikan percakapan kreatif di tengah ekonomi yang semakin didorong oleh kecerdasan buatan (AI).
Diluncurkan di acara “Safeguard Youre IP in the Age of AI”, sebuah pengarahan media yang dipandu oleh Sri Jegarajah (CNBC), platform tersebut muncul akibat kekhawatiran yang semakin besar bahwa ide-ide sering digunakan, digunakan ulang, atau diserap tanpa memberikan atribusi, persetujuan, atau kompensasi — sering kali tanpa jalur hukum atau komersial yang memadai.
“AI telah meningkatkan jangkauan dan juga risiko bagi kreator,” kata Mark Laudi, Managing Partner dari PitchMark LLP. “Ideas.Exchange memberi cara efektif bagi kreator untuk lindungi diri mereka sambil tetep berpartisipasi dengan percaya diri di pasar ide.”
Pada intinya, platform itu berfokus pada tiga solusi buat kreator:
– Mempertahankan hak kekayaaan intelektual dengan menetapkan bukti hak cipta dan waktu pembuatan; kebenaran dan bukti originalitas
– Melisensikan ide tanpa memberikannya neraka habis begitu saja
– Meresmikan proses percakapan supaya presentasi dan evaluasi jadi bersifat resmi bkan tidak formal maupun santai
Ideas.Exchange didukung oleh tiga sumber daya milik PitchMark. Sumberdaya itu meliputi ‘clearing house’ berbasis blockchain untuk mendaftarkan dan melisensikan ide dan karya kreatif; lalu kontrak pintar untuk mengotomatisasi peraturan penggunaan supaya sengketa berkurang; lalu Program Sertifikasi Tata Kelola Kekayaan Intelektual, yang bertujuam memberi sinkal seperti ‘perlakuan bertanggungjawab’ terjadi terhadap ide, khususnya dari segi perusahaan pakai AI.
Hasilnya, kata Pitchmark,, adalah tiga aspek yang realent dengan menunt: pencegahan sik