Peraturan Akademi: Performa AI Tidak Layak untuk Oscar

Akademi tidak akan menyerahkan patung emas ke robot dalam waktu dekat.

Dalam aturan baru yang diumumkan pada 1 Mei, Academy of Motion Picture Arts and Sciences memutuskan bahwa performa berbasis AI tidak memenuhi syarat untuk meraih Oscar. Para sineas masih boleh menggunakan perangkat AI dalam karya yang mereka ajukan, namun hanya aktor manusia dan naskah yang ditulis manusia yang akan dipertimbangkan untuk penghargaan tertinggi lembaga tersebut.

LANGKAH INI SEIRING dengan kesepakatan AI yang dimenangkan selama pemogokan Writers’ Guild of America (WGA) 2023 dan SAG-AFTRA, serta menjawab meningkatnya ketegangan terkait kehadiran alat AI generatif di industri kreatif.

Mashable Top Stories

Sebagai contoh, trailer terbaru film petualangan sejarah bertajuk As Deep as the Grave yang menampilkan rekonstruksi mendiang Val Kilmer sepenuhnya oleh AI, memicu kemarahan luas di kalangan penggemar karena kemiripan digital di layar tersebut. Sebelum meninggal, Kilmer sempat membuat versi AI dari suaranya bersama perusahaan teknologi Inggris, Sonantic. Selebritas lain, seperti Matthew McConaughey dan Michael Caine, juga telah bekerja sama dengan perusahaan AI ElevenLabs untuk mengkloning suara mereka.

Namun, di tengah persiapan beberapa selebritas menghadapi kembaran AI mereka, ada pula yang melawan deepfake nonkonsensual secara massal. Bintang pop Taylor Swift baru-baru ini mengajukan merek dagang untuk suara dan citranya—termasuk frasa "Hey, it’s Taylor."—di tengah lonjakan sintesis kemiripan AI dirinyga yang menyebar luas di internet, termasuk yang digunakan dalam penipuan phishing data.

Akademi juga mengumumkan perubahan aturan tambahan untuk kategori film internasional dan akting, yang menuai perbincangan di jagat maya setelah beberapa tahun persaingan kontroversial dalam kampanye Oscar. Kini sebuah negara boleh mendaftarkan lebih dari satu judul, BUKAN cuma satu, dalam kategori film non-Inggris. Begitu pula peringkat nomine, kalau sebuah pertunjukan aing masuk jajaran lima besar, aktornya bisa dapat beberapa nominasi sekaligus dalam kategori yang sama.

MEMBACA  Peningkatan yang Telah Kita Tunggu

Topics

  • Artificial Intelligence
  • Oscars

Tinggalkan komentar